|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolmong,
Kotamobagu, Bolmut |
31 Januari 2008
|
|
42 rumah harus
dipindahkan
Gelombang Pasang Hancurkan Empat Rumah di Ayong
|
Gelombang pasang yang melanda sekitar 3 Km pesisir Pantai Desa Ayong Kecamatan Sangtombolang sejak 22 Januari lalu, namun baru mencapai puncaknya pada Senin dan Selasa pekan ini, ternyata berdampak fatal bagi warga setempat. Sedikitnya empat rumah hancur disapu ombak yang mencapai ketinggian 3 meter, sedangkan 42 rumah lainnya tampak sudah harus dipindahkan karena selalu diincar gelombang pasang.
Selain itu, ratusan pohon kelapa di tepi pantai terancam pula, bahkan sebagian sudah tumbang karena derasnya gelombang yang menerpa setiap hari. Demikian laporan resmi dari Pemkab Bolmong, sebagaimana disampaikan Jubir Drs Hi Yahya Fasa yang mengaku baru menerima laporan dari Kepala Badan Kesbang Linmas Lutfi Limbanadi SH.
“Setelah berkoordinasi dengan Badan Kesbang dan Linmas, benar bahwa telah terjadi gelombang pasang setinggi 3 meter di pesisir Desa Ayong sepanjang sekitar 3 Km, di mana puncaknya terjadi pada Senin dan Selasa. Kondisi ini menimbulkan kerusakan total empat buah rumah, sedangkan 42 rumah lainnya yang tak jauh dari pesisir pantai itu, tampaknya sudah wajib dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” demikian Fasa, ketika dikonfirmasi Rabu (30/01).
“Sampai saat ini, kerugian sedang dihitung, namun tak menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya.
Setelah medanpat laporan itu, Pemkab sendiri langsung merespons dengan menyalurkan bantuan awal berupa beras sebanyak 1,25 ton kepada 46 KK yang tertimpah bencana. Dikatakan, itu baru bantuan awal, yang lainnya pasti akan menyusul. Sedangkan mengenai kerusakan rumah warga, bakal menjadi perhatian serius. Di mana pemerintah akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempertimbangkan pembangunan kembali.
“Pemkab Bolmong lewat Dinas Sosial segera membuat proposal ke Pemprop Sulut untuk mendapatkan dana bantuan bangunan rumah bagi korban bencana gelombang pasang di Ayong. Namun sebelumnya, tim akan diturunkan Kamis esok untuk mendata berapa banyak rumah yang perlu dibangun kembali,” janjinya.
Bagaimana situasi sekarang? “Hingga hari ini (Rabu, red) dilaporkan gelombang sudah mulai mereda. Namun begitu, pemerintah tetap mengimbau warga di pesisir pantai, agar mewaspadai gejala-gejala alam. Demi meminimalisasi kerugian dan korban apabila gelombang pasang kembali terjadi,” jelas Fasa.(tus)
|
|