HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

01 Juli 2008

Juara tak Terkalahkan, Spanyol Yakin Kuasai Dunia 


Spanyol merebut Piala Eropa 2008 dengan penampilan yang sempurna, alias tak terkalahkan sejak babak penyisihan. Di final, Cesc Fabregas dkk berhasil me-rontokkan perlawanan tim spesialis turnamen, Der Panzer Jerman dengan skor 1-0, di Stadion Ernst Happel, Wina, Austria, Senin (30/6) dini hari WIB. Ini sekaligus menghapus dahaga Tim Matador yang paceklik gelar selama 44 tahun.
Di sisi lain, dengan penam-pilan yang mempesona serta bertaburan bintang, Spanyol pun mengumbar keyakin-annya untuk menguasai dunia persepakbolaan. Tak heran jika Piala Dunia 2010 mendatang, menjadi sasaran berikutnya. ‘’Kami siap berta-rung untuk Piala Dunia dua tahun mendatang,’’ tukas Fa-bregas yang mengaku sangat senang atas penmpilan timnya di Euro 2008 ini. 
“Ini peristiwa terbesar se-panjang hidup saya. (Setelah) 44 tahun jalan, kami melaku-kannya kembali. Inilah salah satu trofi terbaik yang bisa kami miliki. Inilah salah satu mimpi kami,” katanya. Fer-nando Torres, pencetak gol semata wayang Spanyol, sependapat dengan Fabregas. Torres lebih senang lagi kare-na inilah trofi pertama yang diraih spanjang kariernya.
“Ini mimpi yang jadi kenya-taan. Ini gelar pertama kami bersama-sama. Kami berha-rap, ini jadi yang pertama bagi banyak (trofi) lainnya,” kata striker Liverpool itu merujuk ambisi mereka untuk me-nguasai dunia dengan mere-but Piala Dunia 2010.
SEMPURNA
Ketika menjuarai Euro 2008 ini, Spanyol memang tampil sempurna. Di final, Matador mengalahkan Jerman lewat gol semata wayang Fernando Torres, di menit 33. Torres berhasil melewati bek Jer-man, Philipp Lahm, dan menghindari terjangan kiper Jens Lehmann sambil mele-pas bola ke arah gawang.
Setelah unggul, Spanyol tidak sekadar bertahan. Tim asuhan Luis Aragones itu justru bermain lebih agresif. Meski tanpa top skorer David Villa, Spanyol terus bermain terbuka dan menggempur pertahanan Jerman sepan-jang pertandingan. Jerman luput dari kekalahan lebih besar berkat sejumlah penye-lamatan gemilang Lehmann.
Hingga wasit Roberto Rosetti meniup peluit akhir, skor 1-0 untuk Spanyol tidak berubah. Gelar ini merupakan yang kedua diraih Spanyol setelah juara di negeri sendiri pada Piala Eropa 1964. Spanyol memang layak mendapat trofi juara setelah menjadi satu-satunya tim yang tak terka-lahkan. Iker Casillas dan kawan-kawan menyapu ber-sih lawan di penyisihan Grup D dengan menghantam Rusia 4-1, lalu mengalahkan Swedia dan Yunani masing-masing dengan 2-1.
Di perempatfinal, Spanyol mengalahkan Italia melalui adu penalti setelah kedua tim bermain tanpa gol selama 120 menit. Lalu di semifinal, Spanyol kembali menekuk Rusia, kali ini dengan tiga gol tanpa balas.
“Kami sudah bermain paling bagus sepanjang turnamen dengan mengalahkan tim-tim besar. Kami mengalahkan juara dunia Italia, dua kali mengalahkan Rusia, dan sekarang Jerman. Itulah perjalanan kami menjadi juara,” ujar Torres.
“Kami menang dengan cara yang luar biasa. Mulai saat ini, kami boleh mengatakan bisa memenangi apa pun, Piala Eropa dan kejuaraan lain,” kata Aragones yang menyatakan mundur dari kursi pelatih tim nasional setelah turnamen di Swiss dan Austria ini berakhir.
Di sisi lain, Jerman, yang pernah tiga kali juara Piala Eropa dan tiga kali juara Piala Dunia, gagal mengimbangi permainan cepat dan kreatif Spanyol. Kapten Michael Ballack yang diragukan bisa bermain karena cedera betis tidak mampu bermain sesuai harapan. “Setelah menjalani turnamen dengan bagus, kami melakukan kesalahan fatal di pertandingan tadi. Kami tidak berdaya melawan Spanyol. Kami gagal mengimbangi mereka,” ujar Ballack yang kembali menjadi runner-up. 
Salah satu harian besar Jerman, Bild, juga meng-gambarkan kekecewaan akan tetapi mengakui Spanyol memang sekelas lebih baik. Sementara itu harian The Express yang terbit di Cologne melaporkan, “Tetap tegakkan kepalamu Jerman, Spanyol memang lebih baik.”(inc/tim/anq)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin