|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
01 Juli 2008
|
|
Diduga sekolah lakukan pungli ijazah Rp 125 ribu
Dewan Didesak Hearing Diknas Minut dan Kepsek
|
Di tengah prestasi Ujian Nasional (UN) yang ditoreh siswa SMP se-Minut, diduga ada sekolah SMP yang melakukan ‘pungutan liar’ untuk pengambilan ijazah kelulusan se-besar Rp 125 ribu. Pengeluhan salah satu orangtua siswa kepada Komentar, Minggu (29/06), mereka dibebankan Rp 125 ribu saat mereka akan mengambil ijazah.
“Torang kira, ijazah tidak di-pungut biaya, sebab yang ce-tak kan pihak penyelenggara UN. Kalu kwa ini partisipasi akhir mungkin torang bole berusaha. Mar kasiang, BBM so nae, mo mendaftar di ting-kat lanjut lei butuh biaya,” ke-luh salah satu orangtua siswa yang anaknya bersekolah di SMPN 5 Airmadidi di Maumbi.
Terkait hal ini Ketua DPRD Minut, Sus Pangemanan SPd menyatakan akan mendelega-sikan penuntasan masalah tersebut ke Komisi A. “Hal ini akan saya delegasikan pada Komisi A yang berkompeten menangani masalah ini. Me-mang sudah ada laporan dari anggota Komisi A bahwa ada desakan dari orangtua siswa agar memanggil Kadis Diknas Minut dan sejumlah kepala sekolah untuk mengklari-fikasi hal ini. Jangan sampai peluang kelulusan ini dan me-masuki tahun ajaran baru, justru dimanfaatkan untuk meminta biaya lebih,” pung-kas Ibu Sus.(irv)
|
|