|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Selatan
|
01 Juli 2008
|
Warga Wanga curhat ke DPRD
Puskemas Motim Dibangun di Lokasi Rawan Longsor
Rencana pembangunan Pus-kemas Motoling Timur (Motim) yang terletak di Desa Wanga, menuai protes warga setempat. Pasalnya, selain lokasinya ber-ada di daerah rawan longsor, warga juga tidak menginginkan Puskesmas itu berada jauh dari pemukiman warga.
Tak pelak, keluhan warga Ke-camatan Motim ini langsung di-laporkan ke kalangan wakil rakyat yang duduk di DPRD Minsel. Mewakili warga di Ke-camatan Motim, Meidy Pele, Senin (30/06) kemarin men-datangi dan menyampai-kan’curhat’ kepada sejumlah personel DPRD Minsel khusus-nya Ketua DPRD Minsel, Ny Jenny Tumbuan SE.
Menanggapi keluhan ini, Ketua DPRD Minsel Ny Jenny Tumbuan SE mengaku siap menindaklanjuti keluhan ter-sebut. Nantinya legislatif ber-sama eksekutif, khususnya instansi terkait dalam hal ini Dinkes Minsel, akan mencari solusi terbaik demi menjawab aspirasi masyarakat Motim.(pen)
Cegah tagihan ’siluman’ PLN
Dispenda Data Kerusakan Lampu Jalan
Guna mencegah terjadinya pemungutan tagihan lampu jalan oleh pihak PLN yang tidak diketahui secara jelas Dispenda Minsel, maka dalam waktu dekat ini instansi terse-but akan mendata dan me-ngecek semua lampu jalan yang tersebar di 17 kecama-tan di Minsel. Baik itu yang masih aktif atau menyala, maupun yang sudah lama mengalami kerusakan.
Seperti diungkapkan Kadis Keuangan dan Pendapatan Daerah Pemkab Minsel, Drs Boy Pandeirot, guna menge-tahui pasti berapa besar tang-gung jawab Pemkab Minsel soal pembayaran lampu jalan yang harus dibayarkan ke pi-hak PLN terkait pajak pene-rangan jalan umum (PPJU), langkah inventarisasi penting dilakukan. “Nantinya akan di-bentuk tim gabungan yang melibatkan pihak PLN. Pem-kab juga nantinya akan mela-kukan perbaikan terhadap lampu-lampu jalan yang dila-porkan sudah tidak lagi ber-fungsi,” jelasnya.
Dijelaskannya, PPJU diba-yarkan masyarakat kepada Pemkab melalui rekening lis-trik PLN. Oleh sebab itu, keru-sakan lampu jalan menjadi tanggung jawab Pemkab. “Mudah-mudahan, dengan didatanya lampu jalan yang rusak akan menguntungkan warga Minsel, khususnya menekan tingkat kriminalitas yang dirasakan cukup banyak saat ini,” tegas Pandeirot.(pen)
|
|