|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
02 Juli 2008
|
|
Pembayaran BLT Diminta Tunda
|
Pembayaran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) diminta untuk ditunda dulu. Pasalnya, data jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) yang ada sekarang belum-lah akurat dan tidak sesuai dengan kenyataan di la-pangan.
“Informasi yang kami terima, data jumlah RTM masih menggu-nakan data lama. Nah, untuk mengantisipasi agar jangan sam-pai timbul polemik nantinya ma-ka pihak Kantor Pos harus me-nunda dulu penyaluran dana BLT di Kabupaten Minahasa se-belum data jumlah RTM benar-benar akurat,” pinta sejumlah to-koh pemuda Kabupaten Minaha-sa masing-masing Risky Karun-deng (Tondano), Fenly Ratum-buysang (Tondano), Maikel Kase-ger (Tondano), Siefrid Lesar (Ton-dano), Cendy Mawuntu (Tonda-no), Ceisy Tumbelaka (Tondano), Fresti Langi (Langowan), Alvian Umbas (Kawangkoan), Melky Nender (Kakas), Deisy Lontaan (Sonder), Ivan Rau (Tondano), Rogers Tangkulung (Kakas), Alan Parinusa (Tombariri), Christian Imon (Tombulu), Steven Solang (Eris), Calvin Singkoh (Kombi), Romi Sambuaga (Remboken), Boby Lolowang (Pineleng).
Untuk proses pendataan RTM yang baru, mereka mengaku siap mengawalnya. “Kami siap me-ngawal pihak terkait dalam mela-kukan pendataan RTM yang baru. Dan apabila terdapat ketidak-adilan dalam proses pendataan RTM maka kami tak segan-segan untuk melaporkan ke pihak ber-wajib,” tandas mereka.
Sementara itu, pihak BPS Mi-nahasa melalui Ir Roy Rawung MM mengatakan bahwa, batas pemasukan data jumlah RTM se-bagaimana hasil rapat dengan pi-hak-pihak kecamatan yakni tanggal 2 Juli 2008.
“Nah, kalau data jumlah RTM sudah dimasukan pemerintah kelurahan dan desa se-Minaha-sa, maka kami akan mengatur jadwal penyalurannya,” tukas-nya.(jok)
|
|