|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
02 Juli 2008
|
|
Pemprop-Deprop: Pengalihan aset tak semudah membalik telapak tangan
Keinginan Pemkot Manado Ambil Alih Bunaken Butuh Proses
|
Meski keinginan Pemerin-tah Kota (Pemkot) Manado mengambil alih pengelolaan Taman Nasional Bunaken dianggap sebagai suatu hal yang wajar, namun hal ini tak begitu saja terealisasi, karena harus melalui proses dan tak semudah membalik-kan telapak tangan.
Personel Komisi A Bidang Pe-merintahan DPRD Sulut, Roy Tangkudung mengungkap-kan, pengalihan suatu aset dalam hal pengelolaan, harus melalui sejumlah mekanisme dan prosedur aturan yang berlaku. “Keinginan Pemkot Manado mengambil alih pe-ngelolaan Bunaken dari pem-prop harus melalui prosedur pelepasan aset,” tegasnya.
Mekanisme pengalihan aset ini sendiri, lanjut Tangku-dung, akan berujung di DPRD Sulut, karena lembaga ini pu-nya hak dalam rangka mem-berikan persetujuan atas pengalihan aset tersebut. “Yang jelas, prosedur sesuai aturan harus dilalui, walau pun tak mudah untuk dilaku-kan. Kalau tidak, keinginan Pemkot Manado untuk me-ngelola aset Taman Laut Bu-naken ini pasti tidak akan terealisasi,” tandasnya lagi.
Sementara itu, pemprop ber-sikap masih akan melakukan koordinasi tentang keinginan Pemkot Manado ini. Pasalnya, soal ini juga terkait dengan kabu-paten/kota lainnya, antara lain Minahasa, Minsel dan Minut. “TN Bunaken ini berada di lin-tas kabupaten. Sehingga sesuai aturan yang ada, yang diberikan kewenangan untuk mengelola-nya adalah propinsi. Karena itu untuk kebaikan semua pihak, marilah kita bicarakan hal ini dengan baik-baik. Sehingga kita dapatkan kesepahaman yang pada akhirnya adalah untuk kebaikan semua pihak,” ungkap Asisten II Bidang Eko-nomi dan Pembangunan Setda-prop Sulut, Dra Marieta Kuntag.
Tarik-menarik pengelolaan TN Bunaken tersebut, lanjut Kuntag sudah sejak lama digulir. Padahal jika dikaitkan dari sisi multiplier effect, Manado merupakan daerah yang paling diuntungkan dalam berbagai bidang.
“Contohnya saja, ketika para wisatawan mancanegara da-tang berkunjung ke TN Buna-ken, mereka lebih memilih untuk menginap di hotel-hotel yang ada di Manado. Bahkan sebagian besar aktivitas juga dilakukan di Manado ketim-bang di tiga daerah lainnya. Hal ini menandakan bahwa Ma-nado cukup diuntungkan, baik dari sisi pajak, kontribusi maupun PDRB. Sehingga kalau saat ini muncul keinginan untuk mengambil alih pe-ngelolaan, itu perlu dikoor-dinasikan lagi. Apalagi, pen-dapatan TN Bunaken yang dihasilkan sejauh ini, lebih banyak untuk operasional,” paparnya.(eda)
|
|