|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
03 Juli 2008
|
|
Paulus Lotulung Dikaitkan Artalyta
|
Nama Artalyta Suryani yang dicap penyuap kelas atas, te-lah mencoreng citra Kejaksaan Agung. Kini namanya mulai di-kait-kaitkan dengan kalangan hakim agung di Mahkamah Agung. Salah satu yang dise-butkan mengenal Artalyta ada-lah hakim agung Prof Dr Pau-lus Effendi Lotulung dan Ma-rina Sidabutar. Apalagi dua nama ini sempat terekspos dalam transkrip pembicaraan Artalyta.
Tapi pihak MA meluruskan soal tersebut. “Pak Paulus dan Bu Marina memang kenal sama Artalyta,’’ ungkap Kepala Bidang Hukum dan Humas MA, Nurhadi, di Gedung Mah-kamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (02/07).
Tapi dijelaskannya, tidak ada hubungan spesial antara Lotu-lung-Sidabutar dengan Artaly-ta. ‘’Cuma kenalnya hanya seba-tas perkara,” tukas Nurhadi.
Menurutnya, Lotulung, Ma-rina dan Sukandja menangani permohonan kasasi kasus mengakhiri perjanjian kerja sama penguasaan pertam-bangan batubara di Samarin-da, Kutai Kertanegara, Kali-mantan Timur. Perkara ini su-dah putus pada 18 April 2007 lalu dengan nomor perkara: 500 K/TUN/2006.
“Saat itu Artalyta sebagai pe-mohon kasasi (PT Nusa Mine-ral Utama, red). Amar putu-sannya ditolak, Artalyta men-jadi pihak yang dikalahkan. Jadi tidak ada konspirasi di situ,” ujarnya. Nurhadi juga membantah hakim agung meminta dibiayai main golf ke Cina oleh Artalyta.
“Itu nggak benar. Ketiga orang ini nggak pernah bermain golf. Apalagi Pak Sukandja mung-kin nggak pernah lihat lapang-an golf,” kata Nurhadi. Seperti diketahui, hakim di PN Tipikor membacakan transkrip per-bincangan Artalyta dengan seorang wanita di Singapura pada persidangan 1 Maret 2008. Dalam perbincangan tersebut, Artalyta menyebut nama dua hakim MA, Paulus Effendi Lotulong dan Marina Sidabutar.(dtc)
|
|