|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
03 Juli 2008
|
|
Bom Aktif Ditemukan di Kontrakan Teroris
|
Setelah melakukan penyi-siran secara intensif di rumah milik Rustam Alamsyah yang disewa oleh kedua anggota teroris, petugas dari Detase-men Khusus (Densus) 88 Anti
Teror Mabes Polri, bekerja sa-ma dengan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan Brimob-da Sumsel, berhasil menemu-kan delapan buah bom aktif berdaya ledak tinggi.
Selain itu petugas juga me-nemukan bahan peledak yang belum dirangkai potasium dan sebagainya yang diperki-rakan beratnya mencapai 50 kilogram. Petugas juga mene-mukan satu pucuk senjata api (Senpi). Petugas melaku-kan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah miliki Rustam, yang berada Jalan Papera Sungai RT 34/12 No-mor 2110 Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir (IT) I Pa-lembang, dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, Rabu (02/07).
Setelah dijinakkan, bom yang cukup berbahaya itu langsung dibawa dengan menggunakan mobil khusus milik tim Gega-na, untuk diamankan. Sebe-lum melakukan olah TKP, pe-tugas meminta kepada setiap ketua RT yang berada tidak ja-uh dari rumah tempat ditang-kapnya kedua warga yang disangka menjadi anggota teroris.
Warga diungsikan dengan radius sekitar 100 meter dari lokasi penangkapan. Warga yang diungsikan itu berasal dari RT 31 dan 34.
Hal itu dilakukan petugas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena diduga bom yang ada di dalam rumah itu merupakan bom ak-tif yang sangat berbahaya. Na-mun setelah selesai melaku-kan olah TKP warga baru di-perbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Petugas ter-paksa menjebol genteng ru-mah yang dihuni oleh Wy dan Hr, untuk masuk ke atas pla-fon rumah yang diduga dija-dikan sarana tempat menyim-pan bahan peledak. Setelah itu petugas kemudian melakukan pemeriksaan di setiap sudut rumah.
Ketua RT 34 Sopian M Soleh mengatakan, pagi saat ia akan berangkat kerja tiba-tiba ru-mahnya didatangi anggota Bri-mob yang meminta dirinya un-tuk segera melakukan evakuasi terhadap warganya, dikarena-kan ada bom. Kemudian ia mengintruksikan warganya untuk segera keluar ru-mah.(inc/snd)
|
|