|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
03 Juli 2008
|
|
Penduduk Miskin
di Sulut Menurun
|
Ini berita yang cukup menggembirakan. Meskipun ma-syarakat di Sulut baru saja mengalami dampak kenaikan BBM dengan meningkatnya harga sejumlah barang dan bahan, ternyata jumlah penduduk miskin di Sulawesi Utara justru menurun.
Data dari Biro Pusat Statistik (BPS) Sulut menunjukkan, jumlah penduduk miskin di Sulut pada bulan Maret 2008 sebesar 223,5 ribu orang (10,10 persen). Dibandingkan de-ngan penduduk miskin pada maret 2007 yang berjumlah 250,1 ribu (11,42 persen, ber-arti jumlah penduduk miskin turun 26,5 ribu orang.
Menurut Kepala BPS, Drs Djasa Bangun, jumlah pendu-duk miskin di daerah pedesaan turun lebih tajam dari pada daerah perkotaan. Selama pe-riode Maret 2007 hingga Maret 2008, penduduk miskin di da-erah pedesaan turun 20,2 ribu orang. Sementara di perkotaan turun 6,3 ribu orang.
Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan pedesaan tidak banyak ber-ubah. Pada bulan Maret 2008, sebagian besar (67,49 persen) penduduk miskin berada di daerah pedesaan.
Besar kecilnya jumlah pen-duduk miskin sangat dipe-ngaruhi oleh Garis Kemiski-nan, karena penduduk miskin adalah penduduk yang memi-liki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Ga-ris Kemiskinan.
Selama Maret 2007 hingga Maret 2008, Garis Kemiskinan naik sebesar 7,42 persen, yaitu dari Rp 156.550 per kapita per bulan pada Maret 2007, men-jadi Rp 168.160 per kapita per bulan pada Maret 2008.(jef)
|
|