|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
03 Juli 2008
|
|
Ekel: Aparat harus selektif
Pasangan Kumpul Kebo Diduga Terima BLT
|
Pernyataan menarik dan cukup mengejutkan dilontarkan per-sonel Komisi C DPRD Kota To-mohon, Didi Ekel. Dirinya me-nemukan pasangan kumpul ke-bo di Kota Tomohon justru ma-suk sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Hal ini dikemukakannya di se-la-sela kegiatan pameran To-mohon Flower Festival di ha-laman belakan eks Kantor Wa-likota Tomohon, Rabu (02/07).
Menurut Ekel, informasi ini diperolehnya dari masyarakat Kelurahan Kayawu bahwa di kelurahan tersebut sepasang suami istri yang tidak sah alias kumpul kebo justru masuk dalam daftar peneria dana BLT.
“Saya justru pertanyakan hal ini. Kalau masih berstatus kum-pul kebo berarti pasangan itu tidak sah. Dan kalau tidak sah maka juga tidak layak menerima bantuan BLT,” ungkapnya se-raya enggan menyebutkan identitas pasangan tersebut.
Terhadap data tersebut, lanjut personil Partai Demokrat Kota Tomohon yang serius mena-ngani masalah BLT tersebut, dirinya akan menanyakan hal tersebut kepada institusi terkait, dalam hal ini PT Pos dan Pemkot Tomohon.
“Saya juga akan meminta apa-rat kepolisian untuk mengawal proses pencairan dana BLT yang akan dilakukan sesudah pe-laksanaan iven nasional To-mohon Flower Festival (TFF) 2008,” tegasnya.
Lebih jauh, Ekel meminta apa-rat kelurahan untuk lebih selektif dalam melakukan verifikasi penerima BLT di kelurahannya masing-masing. “Apalagi waktu verifikasinya cukup lama. Ini membantu para aparat kelurahan untuk memi-nimalisr kesalahan atau kecu-rangan dalam pencairan nanti,” tukasnya.
Sementara itu , masih tertun-danya jadwal pencairan dana BLT tersebut mendapat keluhan dari sejumlah warga yang me-ngaku sebagai penerima BLT. Mereka berharap, agar begitu iven TFF berakhir maka pihak PT Pos langsung melakukan pro-ses pencairan dana BLT ter-hadap para Rumah Tangga Mis-kin (RTM) yang ada di To-mohon.(imo)
|
|