|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
02 Juni 2008
|
|
Espor Kelapa Sulut Tembus Eropa dan AS
|
Ekspor kelapa sebagai komoditas unggulan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), terus bergairah setelah dibuktikan menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat (AS). Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulut, Gemmy Kawatu, di Manado, Minggu, mengatakan, Belanda dan AS serta beberapa negara Asia, merupakan tujuan ekspor terbesar dengan volume sebanyak 302 juta kilogram (kg) atau senilai US$259,8 juta. Komoditas yang diekspor dari Sulut ke beberapa negara tersebut adalah kebanyakan kelapa dan turunannya, seperti minyak kelapa kasar, minyak goreng sawit, tepung kelapa, sabut kelapa, serbuk sabut kelapa, dan lemak kelapa.
"Prospek kelapa sangat besar, karena turunan dari komoditas itu bisa dikembangkan menjadi beberapa jenis," katanya. Negara Belanda adalah tujuan ekspor terbanyak dari Sulut, sebanyak 14 komoditas dengan volume 69,2 juta kg senilai US$80 juta, kemudian AS sebanyak 18 komoditas dengan volume 35 juta kg senilai US$37 juta. Negara lainnya adalah China sebanyak 11 komoditas dengan volume 64 juta kg dengan nilai US$62 juta, Korea 13 komoditas dengan volume 78 juta kg senilai US$34 juta, Jepang 20 komoditas volume 1,7 juta kg senilai US$7,9 juta, Jerman enam komoditas dengan volume 2,0 kg senilai US$5,5 juta. Menurut Gemmy Kawatu, potensi ekspor akan lebih besar lagi jika pengembangan tanaman kelapa di Sulut tidak bermasalah. Serangan penyakit busuk pucuk dan hama sexava sedang diupayakan dibasmi pihak pemerintah dan petani agar komoditas penunjang pertumbuhan ekonomi itu bisa ditingkatkan. (*/kpl)
|
|