|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
02 Juni 2008
|
|
Tarif Air Bersih Bakal Naik?
|
Buntut kenaikan harga Bahan Bakar Minyak(BBM) beberapa waktu lalu, membuat konsumen air bersih di kota Tomohon, nampak khawatir terhadap dam-pak tersebut, apalagi jika PDAM menaikkan tarif air bersih.
“Kami sangat berharap agar tidak terjadi kenaikan tarif BBM. Jika itu dilakukan maka akan sangat memberatkan. Kami meminta pengertian baik dan pihak PDAM untuk tidak me-naikkan tarif BBM,” ujar konsu-men air bersih di Kecamatan Tomohon Selatan yang me-ngaku bernama Arif.
Senada diucapkan Noldy, ma-syarakat di Kecamatan Tomo-hon Tengah. “Harus diakui, ke-butuhan untuk pengolahan dan distribusi air bersih sangat ma-hal, dan ini akan lebih mem-beratkan karena ada kenaikan BBM. Karena itu kami minta Pemkot Tomohon dapat mem-bantu PDAM agar tidak terjadi kenaikan BBM,” pintanya.
Di tempat terpisah, Direktur Utama PDAM Ir Joni Londok ketika dikonfirmasi mengakui, kenaikan BBM bisa berimbas pada kenaikan akan kebutuhan pengolahan dan distribusi air bersih. “Dengan naiknya harga BBM maka akan memberatkan PDAM. Karena bagaimanapun dalam mendistribusikan air, PDAM menggunakan diesel yang menggunakan bahan bakar so-lar. Kenaikannya mencapai 450 ribu per hari,” ujar Londok.
Namun demikian, Londok be-lum bisa memastikan apakah tarif air bersih akan naik seiring dengan kenaikan harga BBM. Pasalnya, kebutuhkan akan so-lar tidak terlalu signifikan. “Untuk saat ini belum bisa dipastikan apakah akan ada kenaikan tarif air bersih atau tidak. Yang jelas sampai sekarang kenaikan kebutuhan BBM tidak terlalu signifikan,” tukasnya.(imo)
|
|