HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Minahasa Tenggara

03 Juni 2008

Lintas Berita Mitra


Mitra Tuan Rumah Peringatan Harganas
Kabupaten Minahasa Teng-gara (Mitra) terpilih menjadi tuan rumah peringatan Harga-nas (Hari Keluarga Nasional dan Bulan Bhakti Gotong-Ro-yong) tingkat Sulawesi Utara awal Juli nanti. Ribuan warga Mitra-pun langsung menyambut penyelenggaraan Harganas itu.
Ketua APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia) Mitra Aries Mokorowu menga-takan, pelaksanaan Harganas merupakan momentum paling tepat dimanfaatkan pemerin-tah dan masyarakat Mitra un-tuk membawa perubahan yang mendasar bagi pembangunan keluarga sejahtera mandiri.
Adapun tema yang diangkat dalam peringatan Harganas, menurut dr Mala Pontoh-Mailangkay MKes, selaku Ke-tua Umum Panitia Pelaksana, yakni Sulawesi Utara ‘Strong From Home’. Sementara sub tema: Dengan Semangat Mapa-lus Kita Bangun Masyarakat Sulut Berbudaya, Berdaya Saing dan Sejahtera.
Sementara itu, Kepala Badan PMD Mitra Steven Evans Liow SSos menegaskan, sebelum hari ‘H’ Pemkab Mitra akan menggelar berbagai kegiatan. Itu seperti program lantainisasi dan revitalisasi pertanian, serta arisan membangun rumah. Se-lain itu, pemerintah juga akan memfasilitasi arisan membayar pajak dan pengembangan in-dustri rumah tangga. Acara puncak akan diwarnai pame-ran dan simulasi musrembang serta apel akbar Hansip seka-ligus pencanangan program Bangga Desa.(dax)

Inspektorat Warning Kontraktor
Kepala Badan Inspektorat Mit-ra Robby Ngongoloy SH kepada sejumlah wartawan Senin (02/06) kemarin mengatakan, pihak-nya telah mendatangkan oditur untuk membantu tugas pemerik-saan dan pengawasan tentang pelaksanaan proyek. Hal ini dikatakan mengingat hingga kini banyak proyek yang belum me-nyelesaikan pekerjaannya, bah-kan disinyalir banyak yang mele-wati batas jadwal kerja.
“Terhadap temuan-temuan se-perti di atas, kami pastinya akan memberikan sangsi tegas. Mini-mal tindakan tegas kami seperti meminta denda 5 persen dari nilai kontrak,” ujar Ngongoloy. Selain itu, kata mantan pejabat Banwas Propinsi yang disegani ini, evaluasi tak saja berkutat pada masalah proyek fisik di lapangan, namun pihaknya juga akan menin-daklanjuti hal-hal lain semisal ma-salah BOS dan ADD yang saat ini paling krusial terjadi di desa-desa. “Saat ini kami sedang me-rampungkan data-data pendu-kung untuk kemudian ditindak-lanjuti, karena ini juga menyang-kut adanya ego sektoral yang kemungkinan timbul saat keti-dakjelasan pendataan di lapa-ngan,” kuncinya.(dax)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin