|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
03 Juni 2008
|
|
Harga Barang dan Jasa Bentuk Inflasi 0,83 Persen
|
Laju Inflasi Kota Manado pada tahun 2008 sebesar 2,19 persen dengan perhitungan (yoy) 9,97 persen. Atau lebih tinggi dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya Mei 2007 sebesar -0,10 persen Kenaikan harga barang dan jasa di Kota Manado adalah faktor pendorong angka inflasi posisi bulan Mei 2008 menjadi 0,83 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Sulut, Drs Djasa Bangun dalam siaran persnya, Senin (02/06) kemarin mengatakan. Inflasi sebesar 0,35 persen di Kota Manado, membuat posisi Kota Manado me-nempati urutan ke-35 dari 45 kota yang mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi Kota Banda Aceh diikuti Ambon dan Ternate.
Sementara IHK Kota Manado mengalami kenaikan, dari 158,02 bulan sebelumnya menjadi 159,33 di bulan Mei 2008, kenaikan menurut Bangun akibat dipengaruhi kenaikan harga kelompok bahan makanan, sedangkan Komoditi Bensin, Malalugis dan Cakalang telah memberikan andil besar dalam pembentukan angka inflasi kali ini.
Selanjutnya, tiga dari tujuh kelompok pengeluaran di Kota Manado yang mengalami inflasi terbesar adalah kelompok bahan makanan yang naik sebesar 1,53 persen,diikuti transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 1,14 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,47 persen. Sedangkan sub kelompok yang dominan mempengaruhi inflasi Kota Manado bulan Mei 2008 ini adalah ikan segar sebesar 5,12 persen, sayur-sayuran 3,30 persen dan daging serta hasil-hasilnya 2,69 persen. Bangun juga menam-bahkan inflasi akibat kenaikan BBM serta harga bahan pokok belum akan terasa di bulan Mei ini nanti mulai naik pada Juni 2008 nanti, “ In-flasi bulan Mei ke Juni sekitar dua digit, karena belum terasa saat ini,” tukasnya. Seraya mengatakan waspadai dua komoditi penting pendorong inflasi yakni transportasi dan bahan makanan.(wel)
|
|