HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

03 Juni 2008

Max Moein: Foto Itu Diambil di Sebuah Pulau 


ANGGOTA DPR dari F-PDIP, Max Moein ‘buka mulut’ soal foto syurnya. Dia membenarkan foto dirinya dengan seorang wanita muda cantik yang beredar selama ini. Perempuan yang berpose bersamanya adalah salah satu panitia acara. Foto itu diambil tahun 2003 di sebuah pulau. 
Max Moein memperjelas kembali penjelasan mengenai foto syurnya itu kepada wartawan usai diperiksa BK di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (02/06). Di depan BK, Max Moein memberikan klarifikasi mengenai foto syur dirinya yang bertelanjang dada dengan perempuan itu dan kasus tuduhan pelecehan seksual oleh mantan sekretaris pribadinya, Desi Firdianti. Berikut pengakuan lengkap 
Max Moein terkait foto syur-nya dengan seorang perem-puan tersebut yang dilansir Komentar dari detik.com. 
Pak, kapan foto itu dilaku-kan? Di kamar hotel kan pak? ‘’Yang dikatakan orang foto syur itu terjadi sekitar tahun 2003, ketika kami dapat undangan untuk satu acara di pulau. Kami ber-40 kira-kira ke sana. Acara diakhiri jam 12 (siang) disambung dengan makan siang, setelah itu ada acara bebas. Waktu makan siang dengan diiringi musik, kami dibantu dilayani panitia dan beberapa event organizer. Ketika acaranya selesai kami ingin berenang dan kami disediakan waktu untuk ganti pakaian di salah satu cottage dan kami bergi-liran untuk ganti pakaian di sana. Pada waktu saya sele-sai, ada kawan-kawan yang nunggu ganti pakaian, ada yang duduk di kursi dan ada yang duduk di tempat tidur. Ada yang sedang ganti di kamar mandi tentunya, sebab tempatnya sangat luas. Saya sempat diajak berpotret oleh salah seorang dari panitia, dan saya sendiri sudah lupa karena tidak pernah berhubu-ngan lagi. Setelah itu kami berenang semua dan pulang.’’
Pak, kenapa foto dan lapor-an ini baru sekarang, apa ada kaitannya dengan Pemilu 2009? ‘’Saya heran sekali ke-napa menjelang pemilu potret itu diangkat, apalagi saat ka-mi sedang menggelar raker-nas di Makassar untuk mem-bicarakan pencalegan. Ini me-nurut saya satu pembunuh-an karakter yang direncana-kan. Sehingga saya perlu mem-berikan klarifikasi, saya me-minta waktu pada BK untuk memberikan klarifikasi.’’ 
Berarti untuk merusak PDIP pak? Kenapa menjelang partai kita mengadakan rakernas untuk menghadapi pemilu, kalau memang tidak, kenapa tidak dari tahun 2005? Foto itu dengan siapa? ‘’Itu sudah lama, saya tidak lihat lagi.’’
Akan melapor ke polisi karena pencemaran nama baik? ‘’Nantilah kalau clear, itu tahap kedua.’’(dtc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin