CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

   

 
Berita Ekonomi dan Bisnis  

03 Juni 2008

Televisi dan radio lokal cukup banyak
Sulut Masih Minim Rumah Produksi

 IKUTI BERITA LAIN

Harga Barang dan Jasa Bentuk Inflasi 0,83 Persen

Total kunjungan capai 1.515 orang
Wisatawan ke Sulut Mengalami Pertumbuhan 4,34 Persen

Pelanggan Halohybrid Telkomsel Makin Hemat

 
Kehadiran sejumlah media televisi dan radio di Sulut, ternyata kurang dimanfaatkan untuk melahirkan rumah produksi, yang bisa menghasilkan tayangan-tayangan maupun rekaman bermutu untuk disiarkan.

“Kalau kita menonton tele-visi lokal dan mendengar radio lokal, sangat terasa program-programnya masih kalah jauh dengan televisi dan radio nasional. Hal ini karena di sini belum ada rumah produksi atau Production House (PH) yang di-kelola oleh orang-orang krea-tif,” ujar Manager Telkomsel Grapari Manado, Kurnia Hadi kepada harian ini, Senin (02/06) kemarin.
Kurnia Hadi menuturkan, ta-yangan televisi dan radio lokal di Sulut umumnya program-programnya diproduksi sendiri oleh pengelola televisi dan radio atau mereka membeli program-program dari luar. Sementara produk-produk lo-kal Sulut yang dihasilkan oleh PH, hampir tidak ada.
Menurut dia, Telkomsel bisa saja mensponsori produk-pro-duk lokal untuk bisa menjadi program tayangan atau re-kaman. Hanya saja, hal itu ha-rus dipertimbangkan secara bisnis. “Hal itu harus dilihat dari pertimbangan bisnis, apakah itu menguntungkan Telkomsel atau tidak. Karena itu tayangan atau rekaman tersebut harus dinilai dari segi influence-nya. Dalam arti di-lihat dari seberapa jauh penga-ruhnya bagi pemirsa atau pen-dengar. Kalau pengaruhnya memang menarik, tentu Tel-komsel bisa mensponsori-nya,” ujarnya.
Ia mencontohkan, tayangan-tayangan kreatif, baik itu berupa komedi, sinetron, kuis, dan lainnya di televisi nasio-nal, umumnya dihasil dari rumah produksi. Dan bisnis seperti itu sangat mengun-tungkan, baik pemilik televisi, rumah produksi maupun para pelaku di dalam program ter-sebut.
Sementara itu, kalangan ar-tis lawak Sulut juga senada mengatakan demikian. Seperti halnya ‘Ondos’ Servinus Sa-hambangun, yang menge-luhkan eksistensi mereka kurang mendapat tempat, ka-rena belum ada rumah pro-duksi yang mau bekerja sama dengan mereka. Di sisi lain, penghargaan kepada mereka untuk tayangan televisi lokal masih sangat kecil. “Karena itu kami berharap, akan lahir ru-mah produksi di daerah ini. Su-dah tentu perlu ditopang de-ngan sponsor dari perusahaan-perusahaan yang telah eksis di daerah ini,” ujarnya.(jef)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin