|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
03 Juni 2008
|
Pascakenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah se-besar 28,7 persen, tak pelak te-lah memunculkan persoalan bagi kalangan masyarakat me-nengah ke bawah. Pasalnya, terkait hal ini telah diikuti de-ngan melambungnya harga ke-butuhan pokok. Karena itu, se-bagai bentuk kepedulian, jajar-an Pemprop Sulut dengan te-gas mengeluarkan kebijakan ke-pada seluruh PNS untuk mem-berlakukan penghematan.
Menurut Wakil Gubernur Sulut, Freddy Harry Sualang yang di-sampaikan melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Set-daprop Sulut, Drs Roy Tumiwa MPd, upaya penghematan ini dilakukan para PNS merupa-kan teladan bagi masyarakat. “Bentuk penghematan energi yang dilakukan oleh seluruh ja-jaran PNS pemprop melalui penghematan penggunaan ken-daraan dinas. Dan terkait hal ini, Pak Wagub sudah menyampai-kannya berulang kali dalam ber-bagai kesempatan, yakni agar kendaraan dinas hanya diman-faatkan untuk tugas kedinasan saja,” ungkapnya kepada warta-wan, Senin (02/06).
Selain melakukan penghe-matan BBM atas kendaraan di-nas, Wagub juga kata Tumiwa menginstruksikan seluruh PNS untuk melakukan penghematan penggunaan energi listrik di ma-sing-masing SKPD, yakni de-ngan mematikan lampu atau peralatan elektronik lainnya jika tidak digunakan. “Selain itu pe-rilaku konsumerisme, juga se-dapatnya dihindari dengan me-ngutamakan pola hidup seder-hana,” imbuhnya.(eda)
|
|