|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
03 Juni 2008
|
|
Pelleng Imbau Kader
Hormati Keputusan Soprejo
|
Ketua DPD PAN Mitra, Felmy Pel-leng SH mengatakan, polemik ber-kepanjangan yang terjadi di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) Sulut diakibatkan kepemimpinan Yasti Soprejo yang tidak bisa me-ngangkat dan membesarkan partai. Indikatornya, Soperjo tidak pernah melakukan konsolidasi, serta dinilai gagal menjalankan program-program partai yang sudah ditetapkan saat kongres dan rakernas-rakernas.
“Kepemimpinan Soprejo banyak mengecewakan kader-kader ter-baik PAN. Itu seperti praktik penge-kangan hak-hak kader, penindas-an terhadap kader dan intervensi yang berlebihan sehingga dari akumulasi persoalan yang ada ini, 6 dari 9 DPD PAN di Sulut membuat mosi tidak percaya terhadap ketua DPW dan meminta DPP PAN di Jakarta segera mem-Plt-kan Yasti Soprejo,” katanya.
Menurutnya, saat tim DPP yang turun melakukan investigasi dan bertemu perwakilan 9 DPD dan Pengurus DPW Sulut sempat terjadi penyegelan kantor DPW PAN. Menariknya lagi, saat perte-muan berlangsung para perwa-kilan DPD marah karena poster/baliho bergambar Ketua Umum dijadikan alas meja rapat .
Namun beberapa kader PAN seperti Adeline Kaunang, Muzakir Boven, Fahri Dochmie, Zulfan Yunus, Jan Sandag, menanggapi pengunduran diri Yasti adalah hal yang sangat tepat dan baik untuk kepentingan keutuhan organisasi.
Ini juga didukung Pelleng. Kata dia, keputusan Yasti Soprejo sudah tepat. “Kami sebagai kader PAN salut dengan kebesaran hati Saudari Yasti ini. Diimbau seluruh kader PAN menghargai dan me-nerima itu sebagai keputusan final pribadinya,” pungkasnya.(eky)
|
|