|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
03 Juni 2008
|
Keluhan Tujuh Anggota Komisi C Mentok
Manado-Surat keluhan yang dilayangkan tujuh anggota Ko-misi C DPRD Propinsi Sulut ke-pada Pimpinan DPRD Propinsi Sulut, tidak mendapat tanggap-an serius. Malahan, Ketua DPRD Propinsi Sulut, Drs Sya-chrial Damapolii menyatakan bahwa krisuh di tubuh Komisi C bukanlah suatu masalah.
“Itu tandanya Komisi C sudah bekerja. Yang bahaya kalau me-reka kompak. Itu yang harus kita curigai,” tandas Yal, Senin (02/06) kemarin, saat menjawab per-tanyaan sejumlah wartawan soal hasil kajian Pimpinan DPRD ter-kait surat keluhan tujuh personel Komisi C terhadap Pimpinan Komisi C.
Sekadar diketahui, kinerja Pimpinan Komisi C masing-masing, Tonny Daud Kaunang STh (ketua) dan James Sumen-dap SH (Sekretaris), sempat di-keluhkan tujuh anggota Komisi C. Alasannya, pengambilan ke-putusan oleh duet Toka dan Su-mendap, jarang dikoordinasikan dengan anggota komisi.(dav)
Pendirian IIP Masih Kabur
Manado-Upaya Pemprop Sulut dan DPRD untuk memperjuangkan pendirian Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) bersama-sama dengan lima daerah lain di Indonesia pada tahun 2008 ini tampaknya belum me-nunjukkan kepastian. Hal ini dibuktikan dengan pernyataan Gubernur Drs SH Sarundajang yang mengatakan bahwa, baru-baru ini dirinya dihubungi oleh Mendagri, namun tidak diinformasikan bahwa akan direalisasikan tahun ini juga.
Jika pendirian IIP harus ditunda pada tahun 2009 mendatang, hal ini dipastikan sangat berkaitan dengan persiapan dana pemerintah yang terbatas. “Yang pasti Sulut sudah masuk dalam lima daerah yang akan didirikan kampus IIP. Hanya saja, apakah realisasinya dapat dila-kukan tahun ini atau tahun depan, kita tunggu saja,” kata gubernur.(eda)
|
|