|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
04 Juni 2008
|
|
F-PG Mengaku Sudah
Lelah Dukung SBY
|
Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat atau F-PG DPR merasa lelah terus mendu-kung pemerintahan Susilo Bam-bang Yudhoyono (SBY). F-PG
DPR pun berencana mengu-bah haluan politiknya. Hal ini disampaikan Ketua F-PG DPR Priyo Budi, Senin (02/06) lalu di Jakarta, menyusul keputu-san pemerintah yang meme-nangkan pasangan Thaib Ar-maiyn-Abduh Ghani dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku Utara.
“Kami sudah terlalu lelah un-tuk membela pemerintahan Yudhoyono. Kami sedang mem-pertimbangkan untuk mengu-bah haluan politik. Selama ini, sebagai pendukung pemerin-tah, kami sering dirugikan,” ka-ta Priyo yang dilansir kom-pas.co.id.
Menurut dia, pengumuman Menteri Dalam Negeri (Men-dagri) Mardiyanto tentang Pil-kada Maluku Utara telah mem-politisasi hukum dan berlaku tidak adil.
“Perlakuan terhadap Lam-pung di satu sisi dan Maluku Utara di sisi lain, Golkar me-rasa diperlakukan tak adil oleh pemerintah yang dengan susah payah kami dukung. Sebagai ketua fraksi, saya tidak terima dan akan melakukan langkah politik,” ujar Priyo lagi.
Dalam kasus Alzier Dianis Thabranie, Mendagri tak meng-hiraukan putusan Mahkamah Agung yang menyatakannya berhak sebagai gubernur Lam-pung. Dalam kasus Maluku
Utara, Mendagri juga menga-lahkan Abdul Ghafur dan Abdul Rahim Fabanyo yang di-usung Partai Golkar. Seba-liknya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai, kepu-tusan pemerintah tentang Pilkada Maluku Utara adalah tepat dan adil, baik dari segi hukum mau pun administrasi pilkada. “Konsekuensi pilkada langsung, ada pihak yang ka-lah dan menang.
Bukan Presiden Yudhoyono tidak adil kepada Partai Golkar. Konteksnya berbeda,” katanya lagi. Terkait rencana Golkar akan mengubah haluan, Anas Urbani-ngrum tidak mau berkomentar banyak. Haluan ditentukan partai itu sendiri dan partai lain tidak dapat mengintervensi.(kcm)
|
|