|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
04 Juni 2008
|
|
Soal praeksplorasi panas bumi
Masyarakat Tompaso Beda Paham dengan Pertamina
|
Tahap praeksplorasi panas bumi yang dilakukan oleh PT Pertamina di Tompaso, Minahasa, saat ini terjadi perbedaan pemahaman antara masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi dengan pihak Pertamina.
Perbedaan ini terjadi me-nyangkut pengukuran pembe-basan tanah dan tanggung ja-wab emosional. Selain itu, pe-nyangkalan Pertamina soal penandatanganan nota kese-pahaman (MoU) dengan ma-syarakat Tompaso diwakili Tim 7 yang notabene merupa-kan bentukan Pertamina.
“Kami yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Tumom-paso (Ipptu) yang merupakan bagian dari elemen masyarakat Tompaso atas nama masyara-kat pada dasarnya tidak me-nolak investasi yang masuk ke Tompaso, termasuk eksplorasi geothermal,” ujar Erwin Momo-ngan, Ketua Ipptu kepada Ko-mentar, Selasa (02/06).
Namun tambah Momongan, mereka minta kepada pihak Pertamina agar menandata-ngani MoU sebagai rasa tang-gung jawab jaminan keaman-an apabila terjadi risiko ke-rugian yang melibatkan ma-syarakat Tompaso, juga trans-paransi kontribusi hasil dari Pertamina ke masyarakat.
Ditambahkannya, Pertamina dalam eksplorasi ini perlu juga bersikap kooperatif dengan ma-syarakat dalam hal perencana-an pengerjaan dan pengawas-an, terlebih memberdayakan SDM yang ada di Tompaso.
“Kami mendukung kebijakan pemerintah dalam hubungan-nya dengan eksplorasi terse-but namun akan melakukan boikot jika Pertamina tidak menandatangani MoU,”
te-gasnya.(dds)
|
|