|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
04 Juni 2008
|
|
Bahas ranperda di Manado
Eksekutif-Legislatif Disorot
|
‘Menghilangnya’ sejumlah pejabat Pemkab Minut disusul personel Pansus I DPRD Minut di ruang kerja, sempat menimbulkan tanda tanya sejumlah kalangan masyarakat. Belakangan diketahui, pihak eksekutif dan legislatif ter-nyata membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) di salah satu cafe di bilangan Tikala Manado.
Aksi eksekutif dan legislatif khususnya Pansus I DPRD Minut tersebut mendapat ke-caman dari Ketua LSM Gera-kan Rakyat Anti Korupsi (Ge-rak) Venice Mailoor dan Ketua LSM Gerakan Bela Rakyat (Gebrak) Minut William Lun-tungan.
“Apa yang dilakukan pihak eksekutif dan legislatif ini su-dah sangat keterlaluan. Kalau dulu hal ini bisa dimaklumi sebab belum ada tempat yang memadai di Minut sehingga mereka rapat di hotel. Tapi se-telah sudah ada Kantor DPRD yang megah, yang menelan biaya hampir Rp 6 M kenapa mesti mengadakan rapat di luar? Berapa lagi uang rakyat yang dihabiskan untuk rapat tersebut,” tanya William Lun-tungan.
Sementara, Venice Mailoor menegaskan, aksi ini meru-pakan pengingkaran terhadap komitmen Pemkab Minut dan legislatif untuk melakukan penghematan. “Kenapa harus dilaksanakan di Manado? Apakah fasilitas di Minut tak memadai? Kalau dilaksana-kan di Minut, tentunya Pen-dapatan Asli Daerah masuk di Minut. Justru eksekutif dan legislatif mengalihkan PAD tersebut ke Manado. Jika be-gini tingkah mereka sangat disayangkan,” tegasnya.
Sampai berita ini diturun-kan, tak satu pun pihak ek-sekutif dan legislatif membe-rikan klarifikasi. Di temui ke-marin di café tersebut baik pi-hak eksekutif dan legislatif memilih bungkam.(irv)
|
|