|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
04 Juni 2008
|
|
Kelompok tani Nicolaus Matani miliki enam juta kuncup
Walikota Panen Perdana Bunga Marrygold
|
Setelah melakukan penanaman dan pemeliharaan dalam waktu yang agak lama, akhirnya, kelompok tani St Nicolaus Matani I Tomohon Selatan menggelar acara panen perdana enam juta kuncup bunga marrygold. Panen ini dilakukan di atas lahan perkebunan seluas 2,4 Ha diawali Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar, SE.
Proses panen perdana yang dilakukan Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar diawali de-ngan ibadah syukur bersama, baik itu dari sejumlah pejabat pemkot maupun pimpinan DPRD Kota Tomohon, Ir Ju-nita Wenur dan Piet Pungus, serta dengan Kelompok Tani Nicolaus Matani I bahkan ma-syarakat.
Menariknya lagi, dalam aca-ra tersebut diperkenalkan lagu mars Kota Bunga yang dinyanyikan oleh masyarakat, khususnya pengurus dan anggota kelompok tani ter-sebut.
Dalam sambutan, Rumajar meminta kelompok tani St Ni-colaus serta masyarakat pada umumnya untuk tetap mem-budidayakan penanaman bunga, sebagai sektor ung-gulan Kota Tomohon. Apalagi, lanjut walikota, saat ini Kota Tomohon sementara memper-siapkan diri menyelengga-rakan event nasional bertajuk Tomohon Flower Festival (TFF) akhir Juni hingga awal Juli 2008 nanti.
Ketua Kelompok Tani St. Ni-colaus Matani I, Sjanne Wollf mengatakan, kegiatan panen perdana ini merupakan upaya anggota kelompok tani untuk membuktikan usaha yang sudah dilakukannya, telah dihasilkan. “Setelah melaku-kan panen enam juta kuncup yang kini dimiliki Kelompok Tani St Nicolaus, maka per-siapan ke tahap selanjutnya telah dipikirkan bahkan hing-ga ke proses pemasarannya,” aku Wollf.
Sementara Novi Timbongol, salah seorang anggota kelom-pok tani mengaku sangat bangga dengan pencanangan Tomohon sebagai kota bunga, karena dengan demikian, diri-nya bersama sesama petani bunga bisa memiliki akses langsung untuk menjual hasil usahanya.
“Tiap kuncup marrygold me-nurut informasi yang kami te-rima dapat dijual dengan harga Rp 500. Kami harap memang harganya akan tetap begitu, agar petani bunga di Tomohon bisa berpenghasilan lebih baik,” ujarnya.(imo)
|
|