|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Politik dan Pemerintahan
|
04 Juni 2008
|
Usai dilantik Gubernur Su-lut, Drs SH Sarundajang, Senin (02/06) lalu di Kantor Gubernur Sulut, tujuh perso-nel Komisi Penyiaran Indone-sia Daerah (KPID) Sulut, masing-masing Drs Hi Amin Gaib, Melisa Sualang SE, Heard Runtuwene MSi, Alfred Franny Sengkey SE, Armin Madika SPi, Sandra Binam-buni SH dan Raymond Pasla SSos, langsung mengatur komposisi kepengurusan atau struktur kerja.
Pada rapat perdana personel KPID Sulut, Selasa (03/06) kemarin di Kantor KPID Su-lut, dengan agenda pemilihan ketua, wakil ketua dan bi-dang-bidang, Raymond Pasla berhasil mengumpul suara terbanyak dalam sistem pemi-lihan voting tertutup.
Mantan tim seleksi calon KPU Sulut ini, didukung em-pat suara dan saingan terde-katnya Drs Amin Gaib dua suara, sementara Heard Run-tuwene satu suara. Dengan begitu, oleh personel KPID menyatakan Pasla sebagai ketua terpilih. Sementara, untuk Wakil Ketua, Heard Runtuwene didukung dengan empat suara sehingga dinya-takan sebagai Wakil Ketua KPID terpilih.
Adapun bidang-bidang ter-diri dari tiga, yakni Kelem-bagaan, Pengawasan dan Per-izinan. Bidang kelembagaan diisi Raymond Pasla, Amin Gaib dan Melisa Sualang. Se-mentara Bidang Pengawasan ditempati Armin Madika dan Sandra Binambuni. Adapun Bidang Perizinan ditempati Heard Runtuwene dan Alfred Franny Sengkey.
Pasla yang ditemui usai ra-pat pemilihan kepengurusan KPID menyatakan sistem pemilihan dilakukan dengan sangat demokratis dan ber-nuansa kekeluargaan. “Tujuh anggota KPID memiliki hak yang sama untuk dipilih men-jadi ketua dan wakil ketua. Kalau saya dipercayakan se-bagai ketua, maka tentunya saya harus menjawab keper-cayaan itu dengan bekerja secara maksimal,” tukas-nya.(ran)
|
|