HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

05 Juni 2008

Swiss Inginkan Kenangan Indah(2)


SWISS tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah di Euro 2008 ini. Pemerintah di negeri yang populer dengan olahraga ski es ini sangat berharap timnasnya mampu memberikan kenangan yang indah lewat prestasi di la-pangan hijau, pada Piala Ero-pa ini. 
Kenangan medali perak Olimpiade tahun 1924, kini di-koleksi di museum sport negeri tersebut. Momen manis terse-but diharapkan memotivasi skuad berjuluk ‘Schweizer Nati’, agar mempersembahkan prestasi manis di Euro 2008. Sebagai tuan rumah serta memiliki sejumlah pemain berpengalaman di berbagai Liga Eropa, tentu wajar jika Swiss mengharapkan hasil semifinal bahkan final.
Prestasi manis yang pernah diukir Swiss di ajang sepak-bola dunia yakni pada Piala Dunia 1994, ketika mereka merontokkan Italia 1-0 pada babak kualifikasi. Mereka kemudian menuju putaran final Piala Dunia dengan ke-jutan demi kejutan. 
Tuan rumah Amerika Seri-kat mampu ditahan imbang 1-1 dan mengalahkan Ruma-nia 4-1. Swiss akhirnya lolos ke putaran kedua dan akhir-nya harus terhenti oleh Spa-nyol yang menang 3-0. Meski begitu, fans Swiss tetap mem-berikan apresiasi yang tinggi atas timnasnya. 
Namun pasca-Piala Dunia 1994, prestasi sepakbola Swiss anjlok lagi. Ini sungguh ironi. Sebab di Swiss sendiri ber-cokol markas FIFA dan UEFA, tapi prestasi olahraganya ma-sih angin-anginan. Para era 2000, Swiss sebenarnya mulai bergeliat lagi. Pembinaan pemain mudanya berhasil. Malah Timnas Swiss U-17 me-rajai Piala Eropa. Kini pe-main-pemain Swiss makin banyak bertebaran di klub-klub besar Eropa. 
Sebut saja Philippe Senderos (Arsenal), Johann Vogel (AC Milan), Alex Frei (Rennes) dan Ludovic Magnin (Stuttgart), serta Behrami (Lazio). Berada di Grup A, tentunya tidak mu-dah bagi Swiss. Lawan-lawan mereka memiliki pengalaman dan skuad yang mumpuni, yakni Ceko, Portugal dan Turki. 
Tapi Swiss memiliki kekuat-an besar sebagai tuan rumah. Asisten Pelatih Swiss, Michael Pont mengatakan, semangat juang yang tinggi, akan ditun-jukkan pasukannya di depan pendukung sendiri. Pont sa-ngat optimis bisa lolos babak kedua dan seterusnya. Hal ini wajar. Korea Selatan saja mampu lolos hingga semifinal ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002. 
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman lalu, Swiss sebenar-nya sudah menaruh harapan yang tinggi terhadap timnya memasuki Euro 2008 ini. Se-bab dengan materi sembilan pemain under-24, Swiss ber-hasil lolos ke putaran kedua. Sayangnya banyak pemain yang kini diharapkan mema-suki masa keemasan, dilanda cedera. 
Pemain-pemain muda yang sebelumnya tampil bagus di Jerman dan diharapkan akan menemukan puncak kema-tangan pada Juni ini harus di-gantikan oleh pemain-pemain yang lebih muda dan tak ber-pengalaman. 
Pelatih Swiss, Koebi Kuhn memang kecewa. Tapi mau tidak mau, timnya harus eksis dan menjawab asa tinggi pu-blik Swiss. 
“Anda pasti akan mendapat-kan cedera dalam sebuah olahraga, namun jumlah yang kami dapat sangat men-jengkelkan. Tapi kami harus maju terus,” ungkap Kuhn. So, tunggu saja aksi tuan ru-mah Swiss.(friko/habis) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin