|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
05 Juni 2008
|
|
Dipastikan wakili Indonesia
Benua dan Tamboto Berebutan Tiket ke Olimpiade Sains Internasional
|
Kualitas pendidikan di Kota Tomohon kian diakui publik Indonesia, bahkan di dunia. Pasalnya, siswa SMP asal Kota Tomohon dipastikan dalam waktu dekat ini akan diutus mewakili Indonesia mengikuti lomba Olimpiade Sains Internasional, yang berlangsung di Korea Selatan bulan Desember nanti.
Keikutsertaan ke olimpiade itu, kata Pakar Sains Fisika ternama Indonesia, yang juga pimpinan Surya Institute, Pro-fesor Johanes Surya, karena hingga kini ada Ricky Benua asal SMP Negeri 3 Tomohon dan Efrata Tamboto dari SMP Stella Maris Tomohon semen-tara digembleng di Surya Ins-titute Jakarta. Keduanyapun harus berebutan meraih tiket ke Olimpiade.
“Namun dari dua siswa ini, pasti hanya satu yang akan di-pilih untuk berkompetisi di ajang olimpiade internasional. Yang satu nantinya bisa diper-siapkan untuk lomba yang sa-ma pada tahun depan,” papar Prof Surya.
Menurut Prof Surya, kualitas kedua siswa yang diusulkan Diknas Tomohon memang tidak diragukan lagi. Pengamatan sejauh ini, keduanya bisa me-nangkap dengan baik proses penggemblengan di Kampus Surya Institute. Keduanya ti-dak hanya dilatih tentang ilmu fisika, tetapi sudah mencakup sains Biologi dan Kimia.
Sementara itu, terkait dengan kedatangannya di Kota ‘bunga’ Tomohon, Rabu (4/6) di aula SMA Kristen 1, giliran ratusan siswa yang menerima materi soal metode pembelajaran Fisi-ka GASING, atau cara belajar fisika dengan gampang, asik dan menyenangkan. Bahkan Walikota Tomohon Jefferson SM Rumajar yang kala itu di-dampingi Kadis Diknas Fentje Goni, Sekkot Tomohon John Mambu dan Wakil Ketua DPRD Piet Pungus menyaksikan langsung bagaimana Prof Sur-ya menerapkan metode Fisika GASING kepada para siswa se-Kota Tomohon.
“Anak-anak di sini (Tomohon, red) pintar-pintar dan sangat kreatif. Mereka dengan mudah memahami apa yang saya ajar-kan. Ini tentunya sangat baik untuk dunia pendidikan di sini,” ungkap Prof Surya memuji ke-pintaran siswa-siswa Tomohon.
Lebih jauh, Prof Surya me-ngatakan jika para siswa yang diajarkan mempelajarinya te-rus menerus dan melakukan pengembangan sendiri, maka bisa dipastikan akan lahir banyak ahli fisika di kota ini. “Jika mereka serius bukan ti-dak mungkin Tomohon akan miliki banyak ahli Fisika. Dan apa yang mereka terima saat ini dari saya akan mereka tular-kan pada siswa yang lain. Se-hingga akhirnya Fisika tidak lagi menjadi pelajaran yang su-lit dan membosankan, tetapi justru menjadi mata pelajaran yang gampang, asyik dan me-nyenangkan,” tukasnya.(imo)
|
|