|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolmong,
Kotamobagu, Bolmut |
06 Juni 2008
|
|
MMS siapkan penjemputan di Ilongkow
Hari Ini, Mangindaan Wujudkan Mimpi Bolsel dan Boltim
|
Ketua Komisi II DPR RI, Letjen (Purn) EE Mangindaan dipastikan melakukan final check di Boltim dan Bolsel, mulai Jumat hari ini hingga Sabtu esok. Kunjungan bersama para legislator Senayan ini mengisyaratkan sebuah komitmen, tentang kesiapannya untuk mewujudkan mimpi masyarakat Bolmong untuk menjadikan Boltim dan Bolsel sebagai daerah otonomi sendiri.
Di satu sisi, Bupati Bolmong, Dra Hj Marlina Moha Siahaan yang kabarnya sudah cukup lelah melakukan lobi-lobi di pusat demi mendapatkan per-setujuan Mangindaan cs agar berkenan melakukan final check dimaksud, sejak Kamis kemarin sudah lebih dulu be-rada di Bolmong guna mem-persiapkan penjemputan khu-sus, sore nanti.
Karena diperoleh informasi bahwa Mangindaan dan rom-bongan yang berjumlah tujuh orang, akan bertolak dari Ma-nado Jumat pagi dan langsung menuju ke Tutuyan, calon ibu-kota Boltim. Setelah melaku-kan pemantauan, termasuk mewawancarai pendapat ma-syarakat soal pemekaran wila-yah mereka, romobongan akan dijemput Bupati MMS dan Muspida di rumah Dinas Bukit Ilongkow.
Setelah itu, rombongan akan bermalam di Hotel Senator, dan keesokan harinya melakukan final check di wilayah Bolmong Selatan.
“Pak Mangindaan telah me-nyatakan tekadnya untuk me-wujudkan aspirasi dan harapan rakyat Bolmong, dengan mem-percepat penegasan Bolsel dan Boltim. Ini sebuah niat dan te-kat yang pantas kita dukung sekaligus wajar kalau diberikan penghargaan khusus. Dengan begitu, semua daerah peme-karan di Bolmong ini, mulai dari pemekaran Kotamobagu dan Bolmut hingga Boltim dan Bolsel saat ini, tak lepas sentu-han tangan dan peran aktif Pak Jenderal,” ungkap legislator Bolmong, Jack Sahanggamu.
“Bagi saya pribadi, ketika beliau telah berkomitmen untuk memperjuangkan pe-mekaran Bolmong hingga menjadi lima daerah, dan siap menjadi propinsi, maka wajib hukumnya juga bagi rakyat Totabuan untuk membalas komitmen terebut. Salah satu cara dengan berjuang untuk tetap mempertahankan Pak Jenderal di Senayan, pada Pemilu 2009 nanti,” pungkas Sahanggamu.(tus)
|
|