CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Hukum dan Kriminal 

06 Juni 2008

Soal pencopotan tiga Kajari di Sulut
SCW: Penggantinya Harus Bersih, Berani dan Kredibel 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Dugaan Penyimpangan Proyek TPA di Minut Dilapor ke Kejati

Soal FPI, Polda Sulut Belum akan Ambil Tindakan

Tololiu: Mereka mantan legislator dan pejabat
Dua Tersangka MBH-gate Segera Ditahan

Lintas Berita Hukrim

Langkah Jaksa Agung Hendarman Supandji yang men-copot 25 pejabat Kajari se-Indonesia, di mana tiga di anta-ranya dari Sulut, masing-masing Kajari Minut Telly Tu-mundo SH, Kajari Tomohon Arie Pawarto Yustinus SH dan Kajari Kotamobagu Reky Sonny Eddy SH, dipandang oleh Sulut Corruption Watch (SCW) sebagai hal yang wajar. Na-mun demikian, SCW mengharapkan agar Kejagung me-nempatkan orang yang kredibel, berani dan bersih sebagai pengganti ketiga Kajari tersebut. 
Hal ini disampaikan Koordi-nator SCW, Deswert Zougira dan Ketua Litbang SCW, Ha-rold Lumempouw SH, Kamis (05/06).
Menurut Zougira, pencopot-an ketiga Kajari tersebut me-rupakan bentuk pembenahan internal terkait pencapaian target 5-3-1 dalam pemberan-tasan korupsi. “Sesuai catatan SCW, Kejari yang memenuhi target hanya Kejari Minsel,” ujar Zougira. 
Untuk itu, Zougira mengha-rapkan enam bulan ke depan Kejagung kembali mengeva-luasi kinerja para korps berbaju coklat dan melakukan pergan-tian terhadap Kajati maupun Kajari yang tidak memenuhi tar-get dalam melakukan pembe-rantasan korupsi. “Enam bulan ke depan yang tidak mampu harus dicopot. Dan penggan-tinya tentu harus orang-orang yang bersih, berani dan kre-dibel artinya tidak hanya se-kadar seremoni belaka,” tukas Zougira.
Sementara itu, Lumempouw menambahkan bahwa langkah Kajagung mencopot tiga Kajari di Sulut merupakan bukti di-berlaku-kannya reward and pu-nishment. “Reward and pu-nishment yang di-berlaku-kan Kaja-gung merupakan satu bentuk evaluasi kinerja yang efektif dalam kerangka pemberanta-san korupsi. Mudah-mudahan hal ini juga dapat memotivasi para jaksa,” kata Lumempouw.
Diketahui, Rabu (04/06) lalu Jaksa Agung Hendarman Su-pandji menyatakan akan mencopot 25 pejabat Kajari termasuk Kajari Minut, Tomo-hon, dan Bolmong karena di-anggap tak becus dalam me-nangani kasus korupsi. Ke-25 kajari ini selanjutnya akan dididik di Pusat Pendidikan dan Pelatihan.(uly)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin