HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

07 Juni 2008

Polling: Obama Menang Tipis Atas John McCain


Barack Obama dipastikan berhadapan dengan John McCain dalam pemilihan presiden AS, November 2008. Siapapun yang keluar sebagai pemenang akan mengukir sejarah baru di Negeri Adikuasa itu. Lalu siapa yang akan menang? 
Dari berbagai polling menge-nai Obama vs McCain, mayo-ritas polling menunjukkan persaingan ketat antara kedua rival itu. Meski hasilnya Obama tetap unggul atas McCain, tapi tidak mutlak.
Polling terbaru CBS News, mi-salnya. Dalam polling itu, Obama unggul dengan meraih 48 persen suara. Sedangkan McCain mendapat 42 persen suara. Demikian seperti dilan-sir situs politik independen, Real Clear Politics, Jumat (06/06).
Survei USA Today, Obama juga unggul. Senator Illionis itu mengumpulkan 47 persen suara. Sedangkan McCain memperoleh 44 persen suara. Hasil yang sama ditunjukkan dalam polling Pew Research.
Begitu pula dengan polling Rasmussen Tracking yang menunjukkan Obama menang tipis atas McCain. Dalam poll-ing itu, 47 persen suara diraih Obama. McCain menyusul de-ngan perolehan 45 persen suara. Namun dalam polling terbaru Newsweek, Obama im-bang dengan McCain. Kedua-nya sama-sama meraih 46 persen suara. Sedang hasil survei Gallup Tracking, Obama kalah dari McCain. Obama men-dapatkan 45 persen suara. McCain unggul tipis dengan me-ngumpulkan 46 persen suara. 
Kandidat Partai Republik John McCain sendiri menga-kui, Obama adalah rival yang tangguh baginya. “Saya yakin kami akan melakukan perta-rungan yang sangat ketat,” kata McCain. 
Ketika ditanya apakah duel McCain-Obama akan berbeda dengan duel McCain-Hillary, McCain menjawab tidak. “Saya kira tidak begitu,” kata McCain kepada ABC News seperti dilansir Kantor Berita Reuters, Jumat (06/06). Dikatakannya, di beberapa negara bagian mung-kin hasilnya akan berbeda. 
Namun tetap saja, antara Republik dan Demokrat punya perbedaan posisi, prinsip, pandangan, kebijakan asing dan domestik. Sedangkan antara Hillary dan Obama, menurut McCain, keduanya sangat mirip. Jika terpilih menjadi presiden, McCain akan berusia 72 tahun saat dilantik tahun 2009 mendatang. Dia akan menjadi Presiden AS tertua saat mulai menjabat. Sedangkan Obama, jika terpilih menjadi presiden, dia akan berusia 47 tahun saat dilantik tahun depan. Senator Illinois itu akan menjadi presiden termuda dan kulit hitam per-tama sepanjang sejarah AS. 
Obama sendiri akan semakin bertambah kekuatannya, ka-rena kabar terakhir Hillary Clinton siap mengajak pendu-kungnya, untuk memberi support kepada Obama. Sebe-lumnya, Obama dan Clinton su-dah melakukan pertemuan se-cara rahasia yang diyakini mem-bahas kampanye Obama untuk mengalahkan McCain.(dtc/rtr/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin