|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
07 Juni 2008
|
|
Dua Komoditi Pertanian Sulut
Diusul Jadi Varietas Unggul Nasional
|
Dua komoditi yang paling diminati masyarakat Sulut berupa durian mentega dan pisang goroho diusulkan mendapat hak paten untuk menjadi varietas unggul secara nasional. “Dua komoditi tersebut diusulkan karena memiliki kualitas terbaik dan sangat disukai masyarakat Sulut,” kata Kepala Balai Pengawasan Sertifikasi Benih dan Tanaman Pangan Holtikultura, Propinsi Sulawesi Utara, Jusuf B Manik belum lama ini.
Ia mengatakan, durian men-tega merupakan kualitas ter-baik di Sulut saat ini dan sangat layak untuk dipaten-kan sebagai produk lokal ung-gul, sehingga kalau ada dae-rah mau kembangkan harus mengambil dari pohon induk di Kabupaten Minut Sulut. “Jika ada perusahaan mau pun petani dari daerah lain yang ingin mengembangkan durian mentega, mereka ha-rus meminta izin kepada pe-merintah Minut,” katanya.
Selain durian mentega, Su-lut juga telah mengusulkan hasil pertanian berupa pisang goroho untuk menjadi varie-tas unggul. Namun, meskipun usulan tersebut sudah di-sampaikan tahun 2007 lalu, hasil pengujian akan keung-gulan pisang goroho tersebut belum membuahkan hasil. “Memang untuk mendapat-kan produk unggul untuk men-jadi varietas harus menunggu lama dan itu nantinya akan diumumkan secara nasional nantinya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Sulut telah memiliki hak paten terhadap lima jenis hortikultura seperti salak pangu dari Desa Pangu, Minsel, kemudian nenas lo-bong kuning dan nenas lo-bong emas dari desa Lobong, Bolmong. Selain itu juga mangga dodol dan mangga damar dari desa Pineleng serta Treman. “Kami akan terus upayakan pada tahun ini ada varietas baru yang akan di-usulkan,” katanya.
BPSBTPH saat ini juga se-dang lakukan observasi terha-dap buah duku dan manggis, guna kumpulkan data sisi unggul mulai dari segi rasa, bentuk, lamanya disimpan, nilai ekonomis, tahap penya-kit, tahan pengaruh lingku-ngan dan aspek lainnya.(wel)
|
|