|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
09 Juni 2008
|
BELANDA versus Italia akan membuka pertarungan sengit di Grup Neraka (Grup C), Selasa (10/06) dini hari sebentar, di Stadion Wankdorf, Bern Swiss. Kedua tim berambisi memetik poin kemena-ngan guna membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Namun menjelang duel, kedua kubu dilanda berita duka menyusul cederanya sejumlah pemain kunci.
Pelatih Tim Oranye (Belan-da), Marco van Basten, dipu-singkan dengan cederanya Robin Van Persie dan Arjen Robben. ‘’Ini pukulan besar bagi tim,’’ ungkap Van Bas-ten. Namun begitu, dia sudah memiliki pemain alternatif yang tidak kalah kualitasnya. Di antaranya Wesley Sneijder, Rafael van der Vart serta Ruud van Nistelrooy dan Klaas Jan Huntelaar.
Van Basten mengatakan, dirinya tidak akan memak-sakan memainkan Van Persie, meski pemain Arsenal itu sudah mengikuti latihan. “Robin (Van Persie) memang telah kembali berlatih normal dengan skuad. Dari hari ke hari, perkembangan kondisi fisiknya membaik. Tapi, saya pikir, ia terlalu dini untuk diturunkan saat laga lawan Italia,” tegas Van Basten seperti yang dikutip Reuters.
Sementara itu, di kubu Italia, ternyata Pelatih Roberto Donadoni jugas dipusingkan dengan masalah yang sama. Donadoni harus jeli untuk mencari penganti dari Panucci dan Fabio Cannavaro yang ce-dera, mengingat posisi kedua pemain ini sangat krusial di lini belakang. Tapi dipastikan Donadoni sudah memiliki kombinasi pemain untuk me-ngisi kekosongan tersebut.
Pilihan mantan punggawa AC Milan untuk sektor vital ini, seperti dilansir sejumlah media Italia, akan tertuju pada duet Materazzi dan Andrea Barzagli yang akan diapit oleh Fabio Grosso di kiri dan Gian-luca Zambrotta di kanan.
Untuk sektor tengah, Dona-doni tampaknya akan me-nempatkan Gennaro Gattuso, Daniele De Rossi, Mauro Camoranesi dan Andrea Pirlo untuk menopang duet striker Luca Toni dan Cassano/Di Natale di lini depan.
Absennya sejumlah pilar penting di kedua kubu, tak akan mengurangi serunya laga big match ini.
Gli Azzurri juga menjanjikan untuk bermain menyerang. Apalagi mereka melihat kele-mahan Belanda ada pada sektor belakangnya. “Belanda merupakan tim yang amat kuat dengan penguasaan bola atas mereka serta bermain cepat di depan. Tetapi mereka agak longgar di belakang dan kami harus memanfaatkan hal itu,” kata Panucci, defender Italia sedikit membuka rahasia.
Laga awal ini memang sa-ngat krusial bagi kedua tim. Sebab jika mengalami ke-kalahan, akan merupakan pukulan berat karena dalam Grup C terdapat pula tim kuat lainnya, Prancis dan Ruma-nia. Oleh sebab itu, kedua tim berusaha untuk tidak kalah dalam duel pertama di grup keras ini.(*/anq)
|
|