CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

10 Juni 2008

Realisasi MoU dengan investor juga masih belum terealisasi 
WOC Terancam Pasokan Listrik 

 

IKUTI BERITA LAIN

Wagub: Saat Penyaluran, Sekaligus Dilakukan Verifikasi
Hari Ini, Paripurna LKPJ ‘Hasil Sedona’
Hasil Seleksi Paskibraka Sulut Diprotes
Dipertanyakan, Kontribusi DPTNB bagi Bunaken
Satlak dan Satkorlak Siaga
Abaikan undangan hearing 
Komisi D Sesalkan Sikap Kepala Dinsos

Agenda pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) di Sulut, bisa terganggu dengan keterbatasan pasokan listrik untuk daerah ini. Pasalnya, de-ngan pemakaian seperti saat ini, PLN sudah sering kelabak-an dan tak jarang terpaksa me-nempuh kebijakan pemadam-an bergilir. Apalagi bila per-mintaan bertambah terkait pelaksanaan WOC seperti untuk convention hall, hotel berbintang dan yang lainnya.

Wakil Gubernur Sulut, Freddy Harry Sualang kemudian mem-berikan warning untuk PLN. Ia meminta instansi ini mencari terobosan mengatasi krisis lis-trik ini. “Selama ini, pasokan lis-trik di daerah kita sangat meng-andalkan operasional mesin yang ada di Lahendong. Sehingga ketika dalam operasionalnya terdapat masalah, maka lang-kah yang diambil adalah pe-madaman listrik. 
Sementara berharap pada PLTA Poigar, yang masuk dalam ka-wasan hutan lindung belum ada jaminannya, karena masih ter-hambat dengan alih fungsi hutan. Sehingga kita berharap agar PLN punya kiat khusus dalam me-nyikapi masalah ini,” terangnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Per-tambangan dan Energi (Dis-tamben) Propinsi Sulut, Ir Harry Untu mengatakan bahwa, pada bulan Oktober 2008 mendatang, krisis listrik yang dihadapi daerah ini, dapat dikurangi, menyusul adanya operasional Lahendong III dengan kapasitas 20 MW. “Saat ini PLN tengah melakukan perbaikan rutin. Dan jika peker-jaan ini selesai, ditambah dengan operasional Lahendong III, ma-salah krisis listrik sudah dapat diatasi,” katanya.
Sementara itu, menyangkut ke-langsungan dari MoU dari se-jumlah investor yang telah se-pakat untuk mengusahakan pasokan listrik di daerah ini, na-mun tak kunjung terealisasi, khususnya PLTA Sawangan se-besar 2x8 MW, dijelaskan Untu, masih dalam tahapan permo-honan pembelian ke pihak PLN. 
“Untuk proses ini, memang bukan hal mudah. Sebab, untuk meluluskan permohonan terse-but, pihak PLN akan melaku-kannya ekstra hati-hati. Sebab, berdasarkan pengalaman yang ada, ada begitu banyak permo-honan yang masuk, tetapi kecil sekali yang direalisasikan. Ditam-bah lagi dengan pertimbangan, akan surplus listrik. Artinya, jika pasokan listrik melebihi kebu-tuhan, maka sisanya akan dijual ke mana,” terang Untu.(eda)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin