|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
11 Juni 2008
|
|
Per bulan hanya dihargai Rp 300 ribu
Buruh Kebersihan Minta Upah Dinaikkan
|
Dalam melakukan aktivitas, para buruh kebersihan di Kota Tondano mengaku tak pernah mengeluh meski upah yang diberikan Pemkab Minahasa melalui instansi terkait dalam hal ini Dinas Pasar boleh dikata kecil yakni Rp 300 ribu per bulan. Namun dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pengeluhan atas upah yang diterima ter-sebut dikumandangkan.
“Memang selama BBM be-lum nae harga, torang nda permasalahkan ato mengeluh soal upah. Tapi sekarang ba-han-bahan so nae harga dan upah yang torang terima nda nae. Torang kasiang biar hu-jan dan panas tetap kerja,” keluh sejumlah penyapu jalan kepada Komentar, Selasa (10/06) kemarin.
Karenanya, ke depan mere-ka meminta ada perhatian dari Pemkab Minahasa untuk menaikan upah. “Masa PNS saja mengalami kenaikan gaji bahkan mendapatkan Gaji 13. Di sini permintaan torang nda muluk-muluk, yakni naikan upah. Berapa jumlah-nya torang serahkan ke ke-bijakkan pemkab yang me-mutuskan,” imbuh mereka.
Selain itu pula, mereka me-minta kepada pemkab untuk menyediakan perlengkapan seperti jas hujan, sepatu bots dan sarung tangan. “Perleng-kapan ini sangat penting bagi torang dalam melakukan akti-vitas,” tambah mereka.
Sementara itu, Bupati Mina-hasa, Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR) ketika dikonfir-masi soal pengeluhan dan permintaan dari kalangan bu-ruh kebersihan ini, mengata-kan hal tersebut diserahkan ke Dinas Pasar untuk menin-daklanjutinya. “Untuk keber-sihan adalah tanggung jawab Dinas Pasar,” singkatnya.
Kepala Dinas Pasar Kabupa-ten Minahasa, Drs J Languyu ketika dihubungi, menjelas-kan, para buruh kebersihan diberikan upah berdasarkan jam kerja. “Dalam satu hari, buruh kebersihan bekerja se-lama dua jam. Sebulan mere-ka bekerja selama 24 jam dan upah yang kami berikan sebe-sar tiga ratus ribu rupiah per orang. Nah pengeluhan mere-ka soal upah agar dinaikan akan kami kaji,” urainya.
Soal disediakan perlengka-pan kerja, mengaku semen-tara mengupayakannya. “Saat ini kami sementara mengupayakan mengada-kan perlengkapan kerja ke-pada buruh kebersihan,” pungkasnya.(jok)
|
|