|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
11 Juni 2008
|
|
F-PDIP dan F-PD tidak berpihak pada masyarakat
ToKa Desak Seluruh Fraksi Dukung Perda Pemekaran
|
Fraksi Partai Golkar (F-PG) dan Fraksi Damai Sejahtera (F-DS) mendapat pujian dari masyarakat, terkait didukungnya Peraturan Daerah Pemekaran 5 Kelurahan. Sebaliknya, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) dan Fraksi Partai Demokrat (F-PD) dianggap tidak berpihak pada masyarakat, menyusul aksi walk out mereka saat penetapan Perda tersebut.
Menurut penilaian tokoh masyarakat (ToKa) Kota To-mohon, Yantje Mongilala SE yang dikenal sebagai Ketua DPW Generasi Muda Merah Putih Republik Indonesia Mi-nahasa, dan Nico Kamuh se-bagai Ketua DPD Generasi Muda Merah Putih Sulut, Se-lasa (10/06) kemarin, upaya yang dilakukan F-PDIP dan F-PD, sama sekali demi kepen-tingan pribadi dan partai politik mereka, bukan kepen-tingan masyarakat.
“Jadi kami mendesak kepa-da seluruh fraksi yang ada di Kota Tomohon, untuk mem-perjuangkan kepentingan ma-syarakat ketimbang kepenti-ngan diri sendiri atau partai politik. Jangan sampai kepen-tingan rakyat dikorbankan karena ingin memenuhi kepen-tingan pribadi dan parpol,” te-gas Mongilala dan Kamuh.
Diakui keduanya, desakan ini berkaca pada peristiwa si-dang paripurna DPRD ten-tang penetapan ranperda ke-listrikan dan ranperda peme-karan 5 wilayah di Kota Tomo-hon. “Sangat disayangkan bahwa untuk kepentingan masyarakat, ada fraksi yang tidak mau mendukung. Kon-flik yang terjadi di DPRD Kota Tomohon harus dihentikan, dan semua fraksi wajib meme-nuhi harapan dan aspirasi masyarakat Kota Tomohon, karena mereka dipilih langsung oleh masyarakat,” paparnya.
Lebih jauh, keduanya me-minta para fraksi untuk ber-pikir jernih terhadap kesejah-teraan masyarakat. “Berpikir-lah jernih dan bertindaklah dengan bijaksana. Jangan ada sikap saling menjegal satu dengan yang lain, karena ingin memperjuangkan ke-pentingan parpol. Tinggalkan itu dan berjuanglah untuk masyarakat Kota Tomohon,” pinta keduanya.(imo)
|
|