|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Bolaang Mongondow
|
12 Juni 2008
|
Bolmong Kirim 7 Perwakilan ke Festival Anak Saleh
Tujuh anak dari Bolmong dan Kotamobagu bakal dikirim mengikuti Festival Anak Saleh tingkat nasional yang digeber, awal Juli mendatang. Setelah mereka menyabet juara pada festival serupa tingkat Sulut baru-baru ini. Kegiatan itu sendiri merupakan bagian dari agenda tiga tahunan BKPRMI Bolmong.
Ketujuh anak tersebut akan mengikuiti tiga jenis festival, masing-masing menggambar yang diwakili Tiana Prayitno, Tilawa (membaca) Al-Quran oleh Muhamad Wisnu. Dan lomba puitisasi Al-Quran yang akan diikuti lima anak dari Totabuan.
“Rombongan dari Bolmong ini, termasuk offisial dan orang tua dari masing-masing anak tadi, akan berangkat ke Jakarta pada 1 Juli. Mereka mulai mengikuti festival 3 Juli,” kata Ketua BKPRMI Bolmong, Ir Bachrudin Marto.
Hal itu turut diaminkan Aditya Anu-gerah Moha SKed atau biasa disa-pa Didi, dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua BKPRMI Sulut serta Ketua MPD (Majelis Pimpinan Da-erah) BKPRMI Bolmong. “Kami men-support kegiatan ini. Karena tujuan utamanya adalah untuk pem-binaan akhlak usia dini,” kata ADM. Baik ADM dan Marto mengatakan, pihaknya menargetkan minimal per-wakilan dari Bolmong dapat menya-bet juara untuk festival Tilawa.(tus)
Umumnya Warga tak Tahu Ciri-Ciri Upal
BOLMUT-Umumnya warga Bolmut belum mengetahui ciri-ciri uang palsu (Upal). Hal ini terungkap saat digelar so-sialiasasi oleh Polsek Kaidipang-Bank Indonesia (BI) Cabang Ma-nado, yang digelar Rabu (11/06).
Dalam penjelasan terhadap pengungkapan peredaran UPAL sebesar Rp 99,5 juta yang belum lama ini berhasil ditangani mantan Kapolsek Kotabunan AKP Teddy Pontoh yang saat ini menjadi Kapolsek Kaidipang, sempat membuat warga kha-watir. Pasalnya, sebagain besar mengaku belum mengenal ciri-ciri upal dan uang aslinya.
“Sosialisasi ini membuat kami menjadi sadar akan maraknya peredaran UPAL. Kini kami telah mendapat banyak masukan hingga kian berhati-hati agar tidak mudah tertipu,” kata Sangadi Buko Patilima yang diiyakan salah satu pengusaha Hi S Pangau, usai pertemuan tersebut.
Diketahui, acara bertajuk sosialilasi ciri-ciri keaslian uang rupiah itu dipimpin langsung Kapolsek Pontoh yang bekerja sama dengan BI yang diwakili Kepala Bidang Pengawas Bank Madia Haryanto, turut juga dihadiri oleh Danrem, Camat Kaidipang, para sangadi, tokoh masyarkat, pemuda dan agama, juga dari kalangan pengusaha serta pelajar. (fai)
Penyaluran BLT Bolmut Tidak Jelas
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk wilayah Bolmut, hingga saat ini ternyata belum mendapatkan kejelasan. Hal itu terkait mekanisme penyaluran data penerima BLT dan waktu penyaluran bantuan ke masyarakat. Hal ini dikatakan langsung Kepala Kantor Pos Bolmut Abdullah Upe Pontoh, Rabu (11/06) di Boroko. Padahal, masyarakat terus mempertanyakan penyaluran BLT tersebut. Sebab di daerah lain pemerintah daerah bahkan sudah melakukan penyaluran BLT. “Diakui sangat banyak warga yang mempertanyakan kapan akan menerima BLT. Namun, hingga kini kami belum mendapatkan petunjuk dari pusat mengenai waktu dan mekanisme penyaluran BLT,” kata Abdullah.
Ia pun menambahkan, biasanya jika ada bantuan dari peme-rintah dan kantor pos yang menjadi mitra itu sebelumnya sudah mendapatkan petunjuk dari kantor pos pusat. Sementara mengenai data yang akan digunakan nantinya, pihaknya juga belum mengantongi acuan data apa yang akan digunakan. Kendati begitu, acauan pada umum menggunakan data BPS kecamatan dan BKKBN. “Jadi, untuk sementara waktu ini kami masih menunggu petunjuk dari pusat,” ucapnya lagi.(fai)
14 Juni Debat Kandidat Bolmut
BOLMUT- Sabtu (14/06) ini, jadwal kampanye empat pa-sangan cabup dan cawabup Bolmut sebagaiana yang dite-tapkan KPUD Bolmong akan berakhir. Rangkaian agenda yang telah dijadwalkan penye-lenggara pilkada ini, akan di-lanjutkan dengan menggelar debat kandidat.
Ketua KPUD Bolmong Kina-rang Mokoginta, Rabu (11/06), debat kandidat itu akan digelar selama sehari penuh.
“Kami juga akan mengundang panelis dan moderator yang bakal menjadi pengarah debat kandidat nanti. Sementara untuk lokasinya belum dipastikan dimana. Itu akan dikonsultasikan dengan pihak muspida dan yang pasti akan digelar di tempat yang terbuka,” kata Kinarang.(fai)
|
|