|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
12 Juni 2008
|
|
Debu Gunung Berapi di Minsel, ‘Ancam’ Gagalkan Panen Petani
|
Sekitar puluhan lahan ta-naman jagung di dua kabu-paten, Minahasa Selatan dan Minahasa Utara rusak akibat adanya aktivitas gunung be-rapi Soputan, yang mengeluar-kan debu beberapa hari lalu.
Sejumlah petani di dua dae-rah yang berdekatan dengan gunung berapi mengeluh tana-man jagung yang ditanam sela-ma ini tertutup oleh debu belarang.
Ketua kelompok tani Mitra Karya, Kabupaten Minahasa Tenggara, James Pelealu, Rabu (11/06) mengatakan, puluhan hektar jagung di Mitra rusak akibat diterjang debu panas gunung berapi, kerugian yang ditaksir belum diketahuinya, namun sekitar puluhan juta hasil panen yang akan dinik-mati petani, bakal pupus aki-bat gagal panen, ujarnya.
Sementara Ketua KTNA Sulut, George Umpel ketika dikonfirma-si menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke Pemerin-tah Propinsi Sulut, agar dapat membantu petani di dua daerah tersebut. “Kami telah mendapat laporan dari sejumlah petani di Kabupaten Minahasa Selatan dan Minahasa Tengara,” kata-nya. Namun di sisi lain, debu vulkanik gunung berapi justru akan bisa membantu busuk pu-cuk kelapa yang melanda dua ka-bupaten tadi, “ Namun debu gu-nung berapi bisa membantu mem-bunuh hama busuk pucuk kela-pa, bila tak berlebihan,” jelas Umpel.
Seperti diketahui belum lama ini gunung Soputan Minahasa Se-latan kembali menunjukkan ak-tivitasnya dengan menyemburkan debu di udara, hal tersebut mem-buat sejumlah rumah penduduk dan lahan pertanian ditutupi de-bu, sehingga banyak tanaman yang rusak karena ditutupi debu bercampur belerang.(wel)
|
|