|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
12 Juni 2008
|
|
Mengamati gerak-gerik penerima BLT di Manado
Ada PNS dan Ada yang Naik Kendaraan Pribadi...
|
Penyaluran dana BLT (Ban-tuan Langsung Tunai), seren-tak dilakukan di sejumlah wi-layah di Kota Manado, Rabu (11/06) kemarin. Kantor PT Pos Manado yang menjadi lo-kasi penerimaan BLT, diserbu warga masyarakat yang ter-golong miskin. Namun dite-ngarai, banyak juga dana BLT yang jatuh tidak tepat sasaran.
Lihat saja gerak-gerik pene-rima BLT di Kantor Pos kema-rin. Ada yang datang dengan kendaraan roda dua mau pun roda empat plat hitam, alias milik pribadi. ‘’Masa kata war-ga miskin ada motor dan naik mobil pribadi,’’ celetuk se-orang warga.
Seorang ibu yang teridentifi-kasi bernama Sarah mengata-kan, kendaraan roda empat yang digunakannya untuk da-tang, bukan kendaraan mi-liknya. “Kita cuma manum-pang pa sudara,” kelitnya. Se-mentara itu, sejumlah warga penerima BLT yang menggu-nakan motor, juga banyak yang beralasan demikian. “Kita cu-ma antar pa sodara. Ini bukan dia pe motor,” kata Danny, si pengantar penerima BLT.
Sementara itu, penyaluran di BLT di Kantor Pos Manado berakhir sekitar pukul 15.00 WITA. Akibat padatnya warga penerima BLT yang keluar masuk, mengakibatkan ruas Jalan Sam Ratulangi di sepanjang depan pertokoan Matahari hingga Multimart dilanda kemacetan.
Sedangkan dari Kecamatan Wenang, dilaporkan bahwa ternyata ada penerima BLT yang berstatus PNS. “Ada pa torang yang menerima BLT PNS. Tapi saat verifikasi data lalu, pihak kelurahan menje-laskan bahwa yang bersang-kutan sebelumnya bukan PNS dan tercatat sebagai KK mis-kin. Tetapi karena lulus PNS tahun 2006, sementara na-manya sudah tercatat miskin, maka jadinya seperti itu,” kata Johan, warga Wenang.
Lain halnya dengan cerita di Tikala Kumaraka. Seorang penerima BLT mengaku ‘ber-syukur’ karena menerima BLT (Rp 300 ribu) di saat Euro sedang berlangsung. Sebab, dana BLT tersebut bisa dimanfaatkan untuk taruhan bola. ‘’Pas ada bola kaki,’’ aku Didi, si penerima BLT seraya tersenyum. Se-dangkan seorang penerima BLT bernama Henry menga-takan, dana BLT yang diper-oleh benar-benar menolong dirinya untuk melunasi utang kebutuhan pokok yang telah diambilnya di warung. ‘’Sebagian dana ini for bayar utang kasiang,’’ akunya.
Sementara PT Pos Manado melalui Humas, John Tampati mengatakan, pihaknya su-dah menyalurkan BLT seba-nyak 5.000 KK. “Melihat capai-an ini, maka kami yakin dari 15.707 KK miskin di Manado, akan bisa terlayani selama tiga hari,” katanya.(bly/tim)
|
|