|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
12 Juni 2008
|
|
Soal ‘tidak perlunya Ahmadiyah bubar’
DM: Itu Sikap Pribadi Saya Sebagai Muslim
|
Denny Mokodompit (DM) mengklarifikasi pernyataan-nya di harian ini kemarin, (11/06), bahwasanya pernya-taan yang dilontarkannya, bukan mengatasnamakan or-ganisasi FPI Bolmong Bersatu yang baru terbentuk, melain-kan sikap pribadinya sebagai seorang Muslim.
DM juga menekankan sikap itu sudah dipegangnya sebe-lum menjadi pengurus FPI Bolmong Bersatu dan sampai sekarang ia juga masih tetap memegang sikap tersebut. “Karena yang ditanyakan ke-pada saya adalah sikap me-ngenai Ahmadiyah, maka sa-ya pun menjawab sesuai de-ngan cara berpikir saya. Jadi pernyataan yang intinya Ah-madiyah itu tidak perlu dibu-barkan melainkan dijadikan saja agama sendiri, merupa-kan sikap pribadi saya, bukan keputusan FPI Bolmong ber-satu secara organisatoris,” terangnya.
Denny Mokodompit yang juga dikenal sebagai salah se-orang legislator KK, yang men-jabat ketua fraksi sekaligus ketua komisi, mengakui diri-nya sangat memahami aturan sebuah organisasi. Bahwa si-kap atau keputusan organisasi yang dipublikasikan, harus melalui mekanisme dan atur-an organisasi seperti rapat pe-ngurus atau semacamnya.
“Jelasnya, apa yang saya sampaikan itu bukan sikap organisasi FPI Bolmong bersatu yang baru terbentuk, melainkan pendapat saya pribadi sebagai Muslim. Yang sampai sekarang tetap saya pegang meskipun di satu sisi saya dipercayakan sebagai salah satu Wakil Ketua FPI Bolmong Bersatu,” ungkap pria yang selama ini dikenal sangat dekat dengan kalangan kuli disket.
“Sekadar usul saya, kalau bisa, penulisan dari pernyata-an pendapat Denny Mokodom-pit yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua FPI Bolmong,” im-buhnya akrab. Sementara itu, Sekretaris FPI Bolmong Bersatu yang dipercayakan kepada Dol-fie Paath turut membenarkan bahwa pernyataan Mokodompit tersebut sama sekali bukan si-kap dari organisasi. Karena itu, Paath mengakui pihaknya telah meminta Mokodomopit untuk mengklarifikasi lagi pemberi-taan tersebut.(tus)
|
|