|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
12 Juni 2008
|
|
Pesawat Terbakar, Penumpang Terpanggang
|
Korban tewas akibat terba-karnya pesawat Sudan Air-ways sejauh ini berjumlah 29 orang yang terpanggang da-lam kobaran api. Namun 66 orang lainnya belum ditemu-kan apakah masih hidup atau sudah meninggal. Demikian disampaikan kepala layanan medis Bandara Khartoum, Sudan, Mayor Jenderal Moha-med Osman Mahjoub, seperti dilansir Associated Press, tadi (11/06) malam.
Pesawat naas tersebut meng-angkut 203 penumpang dan 14 kru. Otoritas sejauh ini te-lah menghitung sebanyak 123 orang selamat dari peristiwa itu. Sebelumnya, Mahjoub me-ngatakan 120 orang tewas, na-mun diralat.
Pesawat berjenis Airbus itu mengalami kebakaran sesaat setelah mendarat di bandara. Ledakan terdengar di bagian kanan mesin tak lama setelah mendarat. Pesawat pun de-ngan cepat terbakar. Para pe-numpang yang selamat adalah mereka yang berhasil keluar dari pesawat sebelum kobaran api mengganas.
“Operasi untuk menemukan jenazah-jenazah dari pesawat masih berlangsung saat ini,” kata pejabat Kepolisian Sudan, Al Adel Ajeb “Ini operasi yag sulit karena beberapa jasad benar-benar hangus dan ada po-tongan-potongan tubuh,” im-buhnya. Sebab-sebab kecelaka-an sejauh ini belum bisa dipas-tikan. “Apakah itu alasan teknis, kita belum tahu,” kata juru bi-cara aviasi sipil.
Wartawan Associated Press yang berada di lokasi kejadian mengatakan, terdengar bebera-pa ledakan dahsyat setelah api menelan pesawat. Tayangan te-levisi memperlihatkan peman-dangan sangat mengerikan, de-ngan kobaran api berwarna ora-nye yang menyala-nyala begitu tinggi, sehingga melampaui badan pesawat terbang.
Raqeeb Abdel-Latif, Kepala Kantor Sudan Airways di Da-maskus, Suriah, mengung-kapkan, pesawat naas terse-but bertolak dari Damaskus, Suriah, mengangkut penum-pang yang sebagian besar war-ga Afrika dan sejumlah kecil penumpang yang tidak berke-warganegaraan Sudan.
Kepala Kepolisian Sudan, Jenderal Mohammad Najib, mengatakan, cuaca buruk me-nyebabkan pesawat mengala-mi kecelakaan, pecah menjadi dua bagian dan terbakar. Na-mun, Direktur Bandara Khar-toum, Youssef Ibrahim, mem-bantahnya. Ibrahim, dalam pernyataan di Televisi Sudan, menjelaskan, pesawat berhasil mendarat. Pilot bahkan masih berkomunikasi dengan mena-ra pengendali dan melaksana-kan instruksi-instruksi untuk meninggalkan landasan pacu menuju ke terminalnya.
“Pada saat itulah, salah satu mesin pesawat meledak dan pe-sawat langsung terbakar,” kata Ibrahim. Seorang korban sela-mat mengisahkan, pesawat mendarat dengan kasar. Setelah beberapa menit, pesawat mena-brak sesuatu benda keras. “Sa-yap sebelah kanan terbakar,” katanya. Tak lama, asap lang-sung memenuhi kabin pesawat dan sejumlah orang mulai ber-usaha membuka pintu darurat. “Tidak lama kemudian api menelan keseluruhan badan pesawat,” tambahnya.(ap/*)
|
|