|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Hukum dan Kriminal |
12 Juni 2008
|
|
Soal dugaan korupsi 19 legislator Talaud
BPKP Masih Lakukan Audit, Polda Sudah Tarik Personel
|
Polda Sulut sudah menarik personelnya yang bersama BPKP melakukan audit di Talaud terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukan 19 legislator daerah tersebut. Sedangkan BPKP sendiri masih berada di sana untuk melakukan analisa hasil penyelidikan.
“BPKP masih ada di sana un-tuk menganalisa hasil penye-lidikan mereka di lapangan. Sedangkan personel Polda yang ikut ke sana sudah kembali ke sini,” kata Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella, Rabu (11/06) di ruang kerjanya.
Meski demikian, ia tak menye-butkan hasil apa saja yang dida-pat Polda sendiri selama berada di Talaud. “Mereka (BPKP, red) yang lakukan pendalaman audit terhadap laporan keuangan dan dokumen-dokumen lainnya,” terangnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Ketua DPRD Ta-laud, Ben Alutia tak berhasil di-konfirmasi.
Diketahui, Polda meminta ban-tuan BPKP untuk melakukan au-dit terkait dugaan penyimpangan dana pos setwan yang disinyalir digunakan 19 orang anggota DPRD Talaud sebagai pinjaman dengan nilai Rp 4,5 miliar. Polda sendiri telah menetapkan mantan Sekretaris DPRD Talaud, AP alias Alfrets dan Bendahara DPRD Ta-laud, JM alias Jusuf sebagai ter-sangka termasuk ke-19 legislator Tanah Porodisa tersebut.(art)
|
|