|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
12 Juni 2008
|
|
PAD Jongkok, Sejumlah
Kadis Terancam Kena Rolling
|
Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, Dr Ir GSV Lumentut MSi, Rabu (11/06) menegas-kan, untuk dinas-dinas yang tidak mencapai target Pen-dapatan Asli Daerah (PAD) akan dievaluasi dan akan berimplikasi pada jabatan.
“Ya bisa saya dalam bentuk rolling atau mutasi. Tetapi hal ini tentunya sesuai dengan ke-bijakan Walikota Manado. Dan kalau memang terjadi rol-ling tentunya disesuaikan de-ngan organisasi struktur yang baru, misalnya apabila ada ketambahan dinas olahraga, dinas pelayanan ataupun dinas lainnya,” tandasnya.
Lebih lanjut Lumentut me-nyatakan, sejumlah dinas yang PAD-nya belum menca-pai target, harus lebih dipacu lagi dan dikoordinasikan de-ngan pihak-pihak terkait.
Hal yang sama disampaikan Asisten III, Harold Monareh SH MSi. Menurutnya, ini jadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi kadis-kadis yang PAD-nya di bawah target.
Seperti diketahui bahwa target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk triwulan kedua totalnya, Rp 630.561.180.377 dan yang baru terealisasi Rp 247.947.205.644. Dimana, hasil realisasi penerimaan Pendapatan Daerah untuk Ta-hun 2008 capaian paling ting-gi, adalah Dinas Tata Kota yaitu, 54,78 persen dan teren-dah Dinas Koperasi dan PKM 6,50 persen.
Dari hasil laporan dari ma-sing-masing diknas, untuk terget Dinas Tata Kota Rp 7.850.000.000 dan terealisasi sampai 30 Mei 2008 Rp 4.300.291.925. Dimana, pe-masukan terbesar untuk Di-nas Tata Kota berasal dari Izin Mendirikan Bangunan (IBM).
Sementara itu untuk Dinas Koperasi dari target Rp 25 juta yang terealisasi sampai de-ngan 30 Mei 2008 sebesar Rp 1.626.000.
Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, GSV Lumentut menjelaskan, saat ini IMB menjadi primadona peneri-maan PAD Manado. “Berarti menunjukkan bahwa kesa-daran masyarakat untuk me-ngurus Ijin Mendirikan Ba-ngunan begitu tinggi, kinerja aparat tata kota baik dan izin bangunan ini tidak hanya pe-rumahan, tetapi juga perho-telan,” tandasnya.(aan)
|
|