|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
12 Juni 2008
|
|
Kecewa masyarakat terus dirugikan
Mamahit Janji Beber ’Dosa’ Eksekutif dan Legislatif Minsel
|
Teka-teki soal siapa pemberi informasi adanya dugaan korupsi di DPRD dan Pemkab Minsel, akhirnya terungkap. Dia adalah Vecky Mamahit, personel Fraksi Gabungan utusan PKPI DPRD Minsel yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Minsel saat ini.
Mamahit saat ditemui warta-wan kemarin (11/06) menjelas-kan panjang lebar soal maksud dan tujuannya membeberkan adanya praktik korupsi di ke-dua lembaga tersebut, terma-suk alasannya menahan diri untuk langsung tampil ke per-mukaan. “Alasan saya untuk tidak langsung mengungkap-kan identitas di media massa semata-mata hanya untuk menjaga imej, agar hubungan antar sesama kalangan legisla-tor tetap berjalan baik,” katanya memulai perbincangan.
Namun dikarenakan ada per-nyataan yang meminta dirinya untuk tampil secara gentle me-ngungkap kebenaran yang ada, maka ia pun memutuskan siap membeber ’dosa-dosa’ ekseku-tif dan legislatif Minsel selama ini. “Saya siap beberkan bukti-bukti adanya penyimpangan itu karena selama ini pribadi saya tidak tahan lagi melihat pen-deritaan warga Minsel yang terus dirugikan,” tandasnya.
Dijelaskannya, keseriusannya itu akan dibuktikannya saat KPK berkunjung ke Minsel yang dijadwalkan awal pekan depan. Langkah ini juga sekaligus pem-buktian bahwa dirinya tidak penakut. “Selama ini saya tidak pernah takut dengan apa yang telah pernah saya sampaikan. Itu karena saya pu-nya bukti dan data kuat se-putar du-gaan ko-rupsi ter-masuk alat re-kaman,” beber Mamahit berapi-api.
Untuk itu, begitu KPK mengin-jakan kakinya di Minsel dan me-minta bantuannya untuk meng-ajukan bukti dan data lengkap dugaan penyimpangan yang mencapai miliaran rupiah di ke-dua lembaga tersebut, dirinya sudah siap. “Saya ini termasuk legislator berani dan gentle, kena-pa harus ditutup-tutupi dosa yang ada. Kalau memang akan ma-suk penjara, itu berarti ramai-ramai ditanggung bersama,” ketus Mamahit polos.(pen)
|
|