|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Sanger |
12 Juni 2008
|
Warga Tona Keluhkan
Pemanfaatan Lampu Jalan
TAHUNA- Warga Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur, Sangihe, mengeluhkan pemanfaatan lampu penerang jalan umum yang berada di wilayah mereka. Warga mengeluh lantaran pengoperasian lampu jalan tersebut tidak menentu. “Ini lampu-lampu jalan yang ada di sini nyanda pasti de pe jam manyala deng mati. Kadang nanti manyala jam sembilan malam, kong mati jam tujuh pagi. Kadang ley nyanda manyala sama skali,” keluh Yul Hengkengbala, warga setempat.
Lebih jauh, dia bersama warga Tona lainnya mengharapkan agar pemerintah bersikap netral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih menyangkut kepentingan keamanan warga. “Kalo dijalur lain kiapa lampunya on line setiap malam, apalagi kalo dijalur elit? Tolong pemerintah dengar akang torang pe keluhan ini,” tandas para warga.(yha)
Imba Bagaikan 'Artis' di Tahuna
TAHUNA- Kedatangan Pnt Jimmy Rimba Rogi SSos di Tahuna, Kabupaten Sangihe, Rabu (11/06) kemarin ternyata mampu 'menghipnotis' para warga. Warga secara spontan berkeinginan untuk melihat secara langsung figur populis tersebut. Sejak tiba di Bandara Naha, pukul 08.15 WITA, Imba dijemput langsung oleh sekitar 500-an warga dengan sepeda motor masing-masing, dan mengawal Ketua DPD I Partai Golkar Sulut tersebut ke Tahuna. "Adoh Imba datang, langsung jadi rame ni tampa (Tahuna). Sadiki jo ni rombongan motor deng oto," ujar para warga di pusat pertokoan Tahuna, yang rela panas-panasan menunggu ditepi jalan untuk melihat dari dekat rombongan Imba tersebut. Hal ini berkelanjutan hingga pelaksanaan Rakerda PG Sangihe yang digelar di BPU Tahuna. Dimana, ratusan warga simpatisan Golkar berjubel masuk ke dalam gedung untuk melihat Putra Sulut pilihan partai pohon beringin tersebut. "Ini kwa baru bilang Imba asli. So lama torang suka mo lia
langsung pa Imba di sini. Hidup Imba," teriak para 'fans' fanatik Walikota Manado tersebut. Imba sendiri datang untuk menghadiri sekaligus membuka secara langsung Rakerda dan Orientasi Fungsionaris PG Sangihe di BPU Tahuna.(yha)
Perubahan Tarif Dibahas
SITARO-Selain melakukan sosialisasi penjualan minyak tanah (MT) sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), Pemkab Sitaro juga mulai membahas perubahan tarif.
Sebagaimana diutarakan Kabag Ekbang Pemkab Sitaro Drs Eddy Salindeho, pembahasan mengacu kenaikan perubahan tarif penumpang angkutan kota dan pedesaan untuk kelas ekonomi dan mobil serta bus umum. Dikatakannya, pada penetapan tarif kali ini sudah disesuaikan dengan kenaikan BBM. Memang diakuinya sempat adanya protes dari para sopir soal penetapan tarif angkutan lalu yang dinilai sangat merugikan mereka. "Karenanya pihak pemerintah daerah telah mengambil langkah untuk melakukan perubahan," tutur Salindeho seraya menambahkan perubahan tarif tersebut sudah disesuaikan dengan jarak tempuh.(sal)
|
|