|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
12 Juni 2008
|
|
FPI Ditolak Masuk Tomohon
|
Meski belum ada kepastian, namun warga Kota Tomohon mewanti-wanti agar FPI (Front Pembela Islam) tidak akan ma-suk dan mendaftar sebagai sa-lah satu ormas di Kota Tomohon.
“Ada contoh ormas yang se-ring melakukan tindakan anarkis di luar daerah Sulut, yakni Front Pembela Islam (FPI). Kami harap ormas se-perti ini tidak usah diterima biarpun mereka mampu me-menuhi segala persyarakat, karena keberadaan mereka hanya akan meresahkan ma-syarakat,” ujar Tonny Sumual STh, yang mengaku warga Tomohon.
Karena itu, Sumual meminta Pemkot Tomohon melalui ins-tansi terkait untuk jeli dan bi-jaksana dalam menerima or-ganisasi masyarakat (ormas) yang akan mendaftarkan diri. “Sebaiknya ormas ataupun Lembaga Swadaya Masyarakat (SDM)-lah yang diakomodir, ormas-ormas yang benar-benar mau membangun dae-rah dan mengedepan pelaya-nan kepada masyarakat,” je-lasnya.
Ia menambahkan, menerima atau mengesahkan sebuah ormas sebaiknya yang benar-benar mau menjadi mitra kri-tis pemerintah, ataupun ber-sama-sama dengan pemerin-tah membangun daerah dan melayani masyarakat. “Ormas seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, bukan ormas yang selalu berdemo apalagi ujung-ujungan bertindak anarkis,” tandasnya.
Sebelumnya Kepala Badan Kesbang dan Poltibum Kota Tomohon Wendy Karwur me-ngatakan sejauh mampu me-menuhi segala persyaratan yang diatur dalam PP 08 Ta-hun 1985, maka setiap ormas, termasuk FPI bisa dibentuk di Tomohon.(imo)
|
|