|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Bolaang Mongondow
|
13 Juni 2008
|
Tanpa dana Timsel KPU Bolmong Tuntaskan Tahapan Seleksi
Meskipun anggaran dari pusat tak kunjung turun, namun Timsel KPU Bolmong yang dimotori Ketua Dr Sanusi Gugule MS dan Sekretaris Dr Ir Adharto Utiah MSI, berhasil menuntaskan tiga tahapan seleksi. Mulai dari seleksi berkas, tertulis hingga wawancara yang digeber di kantor KPU Bomong, Kamis (12/06).
Seleksi wawancara sendiri terbagi outbound, assessment psikologi hingga tes wawancara. Di mana kemarin, timsel yang turut diperkuat Ir Robby Renmpas, Sugianto dan Juhantoro SH, bekerja maraton untuk mewawancarai 20 calon anggota yang dinyatakan lulus seleksi tertulis.
Materinya menyangkut kualitas komunikasi dan human relation, kualitas penugasaan materi manajemen pemilu, integritas diri, komitmen dan motivasi serta kualitas pengalaman kepemimpinan.
“Nilai dalam wawancara dan outbound akan digabung dengan nilai pada seleksi tertulis. Setelah itu, nilai tertinggi, akan dikirim ke KPU Propinsi untuk mengikuti fit and proper test, guna ditetapkan lima di antaranya sebagai anggota KPU Bolmong periode 2008-2013,” kata Sanusi Gugule.
Adapun waktu pengiriman 10 nama ke KPU Propinsi, lanjut dia, akan disesuaikan dengan jadwal KPU Propinsi. Di mana paling lambat minggu depan, berkas 10 nama yang lolos tiga tahapan seleksi akan dikirimkan.
Bagaimana dengan dana? “Kami menunggu saja. Yang jelas, kami telah membuktikan bahwa mampu menuntaskan tugas sesuai amanat undang-undang dan peraturan KPU,” jawabnya.(tus)
Wagub-Dirjen SDA Kunjungi Bendungan Sangkub
Wagub Sulut, Drs Freddy Sua-lang dalam kunjungan kerjanya bersama Dirjen SDA Hilman Ma-nan, Kamis (12/06), telah me-ngunjungi proyek pembangu-nan mega bendungan yang ber-lokasi di Desa Pangkusa Ke-camatan Sangkub.
Bendungan yang dianggarkan senilai Rp 29 miliar lebih yang bersumber dari Japan Bank International Corporation ini, diproyeksikan akan membantu irigasi persawahan di seluruh wilayah Bolmut. Kunjungan yang didampingi Bupa-ti Bolmut, Drs HR Makagansa MSi, Asisten I dan II dan sejum-lah perangkat daerah lainnya.
Belakangan juga sempat mencuat pengakuan dari warga yang mengatakan kesulitan un-tuk penyaluran irigasi ke sawah dan ladang. Diharapkan pem-bangunan bendungan ini dapat mengatasi persoalan tersebut.
Di sisi lain Manan menga-takan, banyak daerah yang membangun bendungan, na-mun hanya bertahan seumur jagung.
Seperti di Wonogiri, ben-dungan dengan kapasitas 9000 meter3 dengan proyeksi pema-kaian selama 100 tahun. Sa-yangnya, selang 30 tahun kemudian debit air turun menjadi 3000 meter3.
“Mudah-mudah bendungan yang didirikan dengan anggaran yang mahal ini, bisa mening-katkan kesejahteraan petani dan masyarakat. Yang terpen-ting adalah sikap warga yang senantiasa menjaga kelestarian alam sekitar perairan bendu-ngan,” kata Manan.
Sementara, bahaya ancaman kekurangan debit air, Sualang telah menegaskan warga dan pemerintah di Bolmut, untuk segera menghentikan peneba-ngan pohon. “Diimbau agar masyarakat menjaga keles-tarian hutan,” kata Sualang.(fai)
|
|