|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Ekonomi dan Bisnis
|
13 Juni 2008
|
|
Daya Listrik Kurang, Mesin VCO
Bantuan Pemerintah tak Dioperasikan
|
Akibat adanya keterbatasan ka-pasitas listrik oleh PLN, mesin Virgin Coconut Oil (VCO) ban-tuan pemerintah pusat kepada petani di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) hingga se-karang belum bisa dioperasikan “Sudah minta ke PLN guna me-nambah daya hingga 10 ribu watt, tetapi hingga kini belum dapat terpenuhi, akibatnya mesin tersebut tidak bisa dimanfaatkan petani,” kata Ketua Asosiasi Pe-tani Produsen VCO Kabupaten Minahasa, Marthen Nelwan di Manado, Rabu.(11/06) lalu
Bantuan pemerintah melalui Departemen Perindustrian ter-sebut, kata Marthen, diterima sejak bulan Desember 2007, terdiri atas sembilan unit dengan kapasitas listrik mencapai 10 ribu watt, sehingga harus dilakukan penambahan daya.
Alat yang cukup modern terse-but diharapkan dapat meningkat-kan produksi VCO petani, karena daya mampunya mencapai 150 liter per hari atau sekitar 4500 liter per bulan, dengan kualitas jauh lebih baik ketimbang cara peng-olahan tradisional yang diprak-tikkan petani selama ini.
Sementara, Kepala Dinas Per-industrian dan Perdagangan Sulut, Gemmy Kawatu, menga-takan, sudah mendapat penge-luhan dari industri kecil yang mengoperasikan alat tersebut, untuk itu akan mencari jalan keluarnya. “Pemerintah Pro-pinsi Sulut akan memfasilitasi dengan pihak PLN, sehingga mesin tersebut dapat mem-bantu industri kecil VCO di Su-lut bertumbuh dan berkembang dan pada akhirnya dapat meng-hasilkan produksi lebih besar untuk kemungkinan tembus pasar ekspor,” kata Gemmy.
Bila PLN tidak memungkinkan tambah daya, pihaknya akan mencari jalan keluar lainnya, di antaranya kemungkinan gu-nakan genset, meskipun masih perlu dilakukan penghitungan kembali apakah masih meng-untungkan bagi industri kecil, jelasnya.(wel)
|
|