|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
13 Juni 2008
|
|
Rp 15 Miliar untuk Bolsel dan Boltim
|
Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sulut akan menyiapkan dana Rp 15 miliar, masing-masing Rp 7,5 miliar bagi Kabu-paten Bolaang Timur (Boltim) dan Bolaang Selatan (Bolsel), untuk membantu pelaksanaan pemerintahan perdana di dua daerah pemekaran yang akan disahkan 17 Juni ini.
Dikatakan Jubir Pemprop Su-lut, Drs Roy Tumiwa MPd, semua persyaratan pemekaran dua daerah ini sudah terpenuhi, dan juga tinjauan dari pemerintah pusat maupun DPR-RI, sudah tuntas.
Sementara itu, untuk menyam-but pemekaran dua daerah ini, Tumiwa mengatakan agar ma-syarakat secara psikologis dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya, terutama dalam me-nyambut daerah otonom baru.
“Dengan diresmikannya, dua daerah pemekaran ini, maka pemprop, selang enam bulan berjalan akan mempersiapkan pejabat yang secara khusus akan mengemban tugas men-jalankan roda pemerintahan. Selain itu, Pemprop juga akan memberikan dukungan dana tahap pertama Rp 2,5 miliar dan tahapan selanjutnya sebesar Rp 5 miliar untuk masing-masing daerah,” katanya.
Seperti diketahui, pemekaran Bolsel dan Boltim ini secara ad-ministrasi, terkena imbas positif penyesuaian aturan baru, yang tertuang dalam PP Nomor 78 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah. “Sebenarnya usulan Bolsel dan Boltim itu dilakukan bersamaan dengan Kota Kotamobagu dan Bolmut, yakni pada tahun 2004. Tetapi sesuai persyaratan, pemekaran satu daerah tidak dapat dilakukan sekaligus em-pat daerah,” kuncinya.(eda)
|
|