|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
13 Juni 2008
|
|
Demam euro dikhawatirkan berpengaruh negatif
BKD Intensifkan Pemantauan Absensi PNS
|
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut akan menginten-sifkan pemantauan absensi PNS di lingkup Pemprop, khu-susnya yang menyangkut di-siplin dan kinerja. Hal ini ter-kait dengan demam Piala Ero-pa (Euro) 2008 yang sementa-ra berlangsung dan dikhawa-tirkan akan mempengaruhi ki-nerja PNS.
“Kita tidak mau tau, mau ada Euro atau piala dunia, tetap PNS harus memenuhi kewajib-annya, seperti apel dan lain-lain sebagainya,” tukas Kepala BKD Sulut, Jefry Korengkeng SH MSi kepada harian ini via ponsel, tadi malam (12/06).
Ia mengatakan, pengawasan ini dilakukan di semua SKPD jajaran Pemprop Sulut, karena BKD tidak main-main dengan kedisiplinan dan kinerja PNS. “Jadi sudah diatur jadwalnya, Pak Asisten ke mana, dan saya ke mana, supaya kita bisa me-ngetahui sejauh mana kinerja dan disiplin PNS kita,” ujar Ko-rengkeng.
Korengkeng mengungkapkan, sampai saat ini, absensi PNS te-tap berjalan biasa, dan tak mempengaruhi kinerja. Hal ini, paparnya akan menjadi perha-tian BKD, karena selain mene-rima gaji dan tunjangan rutin, setiap bulan PNS Pemprop juga menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). “Tentu TKD ini tidak diberikan asal-asalan, te-tapi sungguh-sungguh berda-sarkan dari kedisiplinan dan ki-nerja PNS itu sendiri,” ujarnya.
Apalagi, papar Korengkeng, komponen penilaian pemberian TKD meliputi dua hal pokok tadi, yakni kinerja 60 persen dan disiplin 40 persen. “Kita ti-dak mau tau, mau ada Euro atau piala dunia, tetap PNS ha-rus memenuhi kewajibannya, seperti apel dan lain-lain se-bagainya,” tukasnya.(ftj)
|
|