|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Sitaro, Sagihe |
13 Juni 2008
|
|
Warga Pulau Terluar Berharap BLT Diterima di Tempat
|
Masyarakat pulau terluar di Kabupaten Sangihe ternyata sangat mengharapkan agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang akan diberikan pemerintah dapat disuplai langsung ke pulau mereka. Alasannya, biaya transpor laut yang akan dikeluarkan mereka untuk mengambil sendiri di Kantor Pos Tahuna, hampir tak sebanding dengan BLT yang akan diterima.
“Kalo torang musti pigi ambe di Tahuna, torang musti kase kaluar doi tiket Rp 90 ribu nae Kapal Perintis. Belum ley kalo torang mo beli makan deng minum. Kage tu doi cuma mo abis bagitu,” ujar sejumlah ibu-ibu yang mengaku warga Marore namun tak mau me-nyebut namanya, saat bersua di Pasar Towo, (12/06) kema-rin. Mereka pun mengharap-kan agar pemerintah bisa memberikan BLT tersebut se-cara langsung di pulau me-reka. “Paling cocok kwa kalo ada satu ato dua petugas yang bawa langsung tu BLT pa to-rang pe pulau. Ato minimal to-rang boleh ambe lewat kapi-talaung (kepala kampung),” tambah mereka.
Selain warga pulau terluar seperti Marore, Kawio, Kawa-luso dan Pulau Lipang, warga pulau disekitar Tahuna se-perti Kahakitang, Kalama dan Mahangetang pun mengha-rapkan hal serupa.(yha)
|
|