|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Mimbar dan Keagamaan
|
13 Juni 2008
|
|
Dari Rakerda I FKUB Sulut
Tokoh Agama Diminta Pelihara Kerukunan
|
Gubernur Sulut, Drs SH Sa-rundajang ketika membuka Rapat Kerja Daerah I Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut, meminta pada tokoh agama dan masyarakat sekiranya terus memelihara kerukunan beragama serta mendukung pelaksanaan World Ocean Conference (WOC).
Menurut Sarundajang, de-wasa ini kita sedang diperha-dapkan pada berbagai macam persoalan bangsa, terutama masalah ekonomi, politik dan sosial. Berbagai macam per-soalan ini, bila tidak diselesai-kan dapat menyebabkan ter-jadinya disharmonisasi sosial di mana-mana. Dengan ke-ragaman agama, suku bangsa dan adat istiadat yang dimiliki bangsa ini. “Permasalahan se-kecil apapun yang terjadi da-lam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat dapat mem-berikan imbas yang besar ter-hadap jalannya pembangun-an,” katanya.
Sementara itu, Kakanwil De-pag Sulut, Drs H Halil Domu dalam pemaparannya meng-atakan, sudah menjadi keha-rusan kita bersama sebagai umat beragama untuk selalu membangun dialog dan komu-nikasi yang kondusif agar sua-sana kerukunan antarumat beragama di bumi Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai serta terhin-dar dari perpecahan, permu-suhan, kerusuhan yang se-muanya bermuara pada dis-integrasi bangsa.
“Harus selalu ada tekad dan kesadaran bersama untuk membangun bangsa melalui dialog dan kerjasama dengan senantiasa berprinsip pada keadilan dan persamaan mar-tabat, hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara tan-pa membeda-bedakan suku, agama, budaya, golongan dan ras,” katanya.
Berangkat dari kesadaran tentang pentingnya kehidupan agama yang rukun dan damai, maka diperlukan kerja sama yang kongkrit antarpemeluk agama melalui dialog lintas agama, maka sangatlah diha-rapkan dapat memberikan suasana dan nuansa baru bagi kehidupan beragama di Su-lawesi Utara melalui wadah Forum Kerukunan Umat Ber-agama.(lex)
|
|